Home
Login.
Artikelilmiahs
4652
Update
SINGGIH ISTIYONO
NIM
Judul Artikel
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keaksaraan Usaha Mandiri Di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh pemerintah pada dasarnya bertujuan untuk membentuk kemandirian masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui berbagai jenis sesuai dengan sasaran yang akan dicapai termasuk Program Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM). Inti dari program tersebut adalah memberdayakan masyarakat miskin yang berpendidikan rendah melalui pendidikan ketrampilan agar terlepas dari jerat kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana proses pemberdayaan masyarakat melalui program Keaksaraan Usaha Mandiri di Kecamatan Cilongok melalui 3 tahap pemberdayaan. Tahap tersebut meliputi tahap penyadaran masyarakat, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan kemampuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses validitas data dengan membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara, dan membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap penyadaran, masyarakat belum memperoleh sentuhan penyadaran tentang kondisinya saat ini karena minimnya penyuluhan. Pada tahap transformasi kemampuan, pendidikan ketrampilan telah diberikan kepada masyarakat melalui pelatihan-pelatihan. Namun dalam pelaksanaanya, kurangnya modal menjadi permasalahan bagi masyarakat. Selanjutnya pada tahap peningkatan kemampuan masyarakat, usaha produktif masih sangat kecil. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pemberdayaan masyarakat melalui program Keaksaraan Usaha Mandiri di Kecamatan Cilongok belum berhasil.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Empowerment programs implemented by the government basically aims to establish an independent public. Communities empowering is carried out with various types according to the objectives to be achieved include Independent Business Literacy program (KUM). The core of the program is to empower the poor with low education with vocational education so that regardless of the poverty trap. The purpose of this study was to examine how the process of community empowerment with Independent Business Literacy program in Cilongok sub-district Banyumas regency with 3 stages of empowerment. Stage includes public awareness phase, capability transformation phase, and capacity building phase. The research method used in this study was descriptive qualitative. Informants retrieval technique used purposive sampling and snowball sampling. Collecting data method used interview method, observation, and documentation. Validation process used comparison of data interview result with observation data and documentations. The results showed that at the stage of awareness, people have not acquired a touch of awareness about his condition due to lack of counseling. In the process of transforming ability, skills education has been provided to the public by training. But in practice, the lack of capital becomes a problem for society. Next on the stage of increasing community capacity, productive business is still very small. The conclusions which can be taken is empowerment by Independent Business Literacy program in Cilongok sub-district unsuccessful.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save