Home
Login.
Artikelilmiahs
4638
Update
AKAS YOGATAMA
NIM
Judul Artikel
BUDAYA KOMUNIKASI VERBAL WARIA (Studi Etnografi Komunikasi Di Komunitas Waria “Teruni Bhinneka Organisasi” Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Komunitas waria adalah sebuah kelompok masyarakat yang mengalami banyak masalah dalam kehidupannya, mulai dari mereka yang telah memutuskan untuk hidup sebagai waria. Mulai dari kejiwaan mereka yang memiliki kebingungan dalam identitas diri, tidak diterimanya waria dalam masyarakat umum sehingga waria mempunyai keterbatasan dalam sosialisasi bermasyarakat, dan mereka juga mengalami kesulitan dalam hal legalitas hokum, baik tertulis ataupun tidak tertulis. Komunitas waria juga memiliki karakter, kebiasaan, bahasa, dan perilaku tersendiri yang membentuk sebuah pola atau kebudayaan yang unik seperti komunikasi dan gaya bahasa mereka cenderung dibuat-buat seperti yang banyak diucapkan oleh waria pada umumnya. Salah satu komunitas waria yang telah cukup lama keberadaannya di Purwokerto dan tetap eksis adalah komunitas Teruni Bhinneka Organisasi (THEBIO). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, untuk melihat permasalahan yang terjadi secara mendalam. Fokus yang dikaji adalah budaya komunikasi komunitas THEBIO Purwokerto. Metode penelitian komunikasi kualitatif dengan menggunakan Etnografi komunikasi. Teknik sampling yang digunakan adalah dengan metode purposive sampling. Metode analisis menggunakan analisis interaktif dan dengan validitas data triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian mengenai budaya komunikasi komunitas waria THEBIO Purwokerto. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Dalam komunitas waria THEBIO banyak terjadi peristiwa komunikasi di antaranya adalah penggunaan bahasa prokem atau bahasa gaulnya waria. Penggunaan bahasa prokem digunakan untuk berinteraksi dengan rekan waria, teman yang juga memahami bahasa prokem. Fungsi dari penggunaan bahasa verbal itu sendiri adalah untuk mempermudah mereka menyampaikan informasi dan keinginannya tanpa diketahui orang lain. Komponen komunikasi yang membentuk peristiwa bisa terjadi secara spontanitas dan juga karena sengaja dibentuk. Hubungan komunikasi di dalam komunitas THEBIO didasari antarkomponen dengan adanya rasa kekeluargaan dalam diri para waria, sehingga membentuk berbagai cara agar dapat merekatkan keakraban di antara mereka. Kata kunci : Budaya Komunikasi, Komunitas waria THEBIO Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Transexual community is a group of people who has a lot of problem in their life start from them who have decided to live as transexual. From psychology they who hafe the confuseness withim personal identify, unacceptable the transexual in common people makes them have the difficultines in a law legality, written or not. Transexual community is also have character, habits, language and behaviour itself that formed a pattern or unique culture such as communication, and their language style intered to an arfificial pattern as much as said by transexual community that still exist in Purwokerto is Teruni Bhinneka Organisasi (THEBIO) Community. This research is using descriptive qualitative, to see the problems that occur in depth. It focuses in the community of communication culture THEBIO PURWOKERTO. The research method qualitative communication is using Ethnography communication. Sampling technique that used by purposive sampling method. The analysis method is using interactive analysis and the validity of the data source triangulation. Based on the research results about communication culture of transexual community THEBIO Purwokerto, can be summarized : Trasexual community THEBIO has many of communication event such as to interact with transexual partner, friend that also understand jargon of youth. The function of verbal language usage it self is to make easy them to give the information and the eager without knowing by another. Communication aspect which is formed the event could be spontaneous and also happened because they want it. The relation of communication in THEBIO community basicly based on interaspect with having to do with family within the transexuals, until make ways to get closer among them. Keywords: Cultural Communication, Community transsexual of THEBIO Purwokerto.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save