Home
Login.
Artikelilmiahs
46378
Update
BATI RAIHAN FARID
NIM
Judul Artikel
JURIDICIAL REVIEW OF DEFAULT IN SALE AND PURCHASE AGREEMENT WHICH NOVATED INTO DEBT AGREEMENT BETWEEN PT. CEMINDO GEMILANG TBK AND PT. SUMBER BETON PELANGI (Study Case Court Decision Number 50/Pdt.G/2023/PN.Plg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilaksanakan terhadap Putusan Pengadilan Nomor 50/Pdt.G/2023/PN. Plg terhadap perkara wanprestasi dalam perjanjian awal jual beli yang dinovasi menjadi perjanjian hutang piutang. Novasi adalah pembaruan perjanjian yang disertai hapusnya perikatan yang lama. Pembaruan perjanjian yang menggantikan perikatan lama dengan yang baru adalah novasi objektif. Novasi Objektif yaitu apabila seorang debitur telah membuat suatu perikatan perjanjian yang baru untuk kreditur yang telah menggantikan perjanjian lama, yang telah dihapuskan karenanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa unsur-unsur wanprestasi dalam perjanjian jual beli yang dinovasi menjadi perjanjian utang piutang, dan akibat hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks preskriptif dan metode analisis data yang digunakan yaitu normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa unsur wanprestasi sudah terpenuhi yaitu yang pertama adanya perikatan yang timbul dari perjanjian utang piutang setelah dinovasi. Unsur kedua adalah debitur tidak berprestasi dimana Tergugat sebagai debitur tidak melaksanakan prestasinya sama sekali karena tidak ada realisasi untuk membayar sejumlah utang pembelian semen. Unsur ketiga yaitu adanya kesalahan dapat dibuktikan dari Tergugat tidak melaksanakan kewajibannya bahkan setelah melewati verval termijn dari somasi tersebut. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang meskipun sudah secara tepat dalam menimbang dan memutus bahwa debitur wanprestasi tapi tidak secara tegas memberikan penjelasan tentang unsur-unsur wanprestasi dan novasi. Akibat hukum wanprestasi tersebut debitur diputus untuk membayar biaya pelunasan utang, membayar bunga moratoir dan membayar biaya perkara pengadilan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was conducted on Court Decision Number 50/Pdt.G/2023/PN. Plg regarding the case of default in the initial sale and purchase agreement, which was novated into a debt agreement. Novation is a renewal of an agreement accompanied by eliminating the old obligation. The renewal of an agreement that replaces the old obligation with a new one is objective novation. Objective novation is when a debtor has made a new agreement for a creditor that has replaced the old agreement, which has been eliminated because of it. This study aims to determine the elements of default in a sale and purchase agreement that was novated into a debt agreement and the legal consequences. This study uses a normative legal approach method with descriptive analysis research specifications. The data sources used are secondary data and primary data. A literature study carries out the data collection method, and then the data obtained is presented as prescriptive text. The data analysis method used is qualitative normative. Based on the research and discussion results, it can be concluded that the elements of default have been fulfilled, namely the existence of an obligation arising from the debt agreement after being novated. The second element is the debtor's failure to perform, where Defendant, as the debtor, does not carry out his performance at all because there is no realization to pay several cement purchase debts. The third element is an error that can be proven from the Defendant not carrying out his obligations even after passing the verval termijn of the summons. Although the Palembang District Court judges had correctly considered and decided that the debtor was in default, it did not explicitly explain the elements of default and novation. As a result of the law of default, the debtor was ordered to pay debt settlement costs, moratorium interest, and court costs.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save