Home
Login.
Artikelilmiahs
46369
Update
SATYA FATUR ZUMANTO
NIM
Judul Artikel
PPK Ormawa-Pelatihan Budidaya Indigofera dan Manajemen Teknologi Pakan di Desa Sokawera
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) merupakan salah satu kegiatan yang difokuskan pada pengabdian dan pengembangan potensi masyarakat di daerah yang dijadikan sebagai mitra pengabdian selama jangka waktu tertentu secara berkelanjutan. Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah dipilih menjadi desa sasaran karena memiliki potensi sumberdaya alam dan manusia yang melimpah. Namun potensi tersebut masih kurang dimanfaatkan karena rendahnya minat kaum muda dalam bidang peternakan serta rendahnya pengetahuan peternak dalam pemanfaatan teknologi pada bidang peternakan. PPK Ormawa membentuk Sanggar Ternak Muda “Berdikari” sebagai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan yang ada yakni menjadi tempat atau wadah bagi pemuda dan masyarakat Desa Sokawera untuk belajar mengenai dunia peternakan sehingga terjadi peningkatan sumber daya manusia di Desa Sokawera. Metode yang dilakukan dengan melakukan diskusi, pelatihan dengan sistem ceramah dan praktik, serta melakukan pre-test dan post-test sebagai parameter keberhasilan kuantitatif. Sebanyak 20 orang peserta yang mengikuti pelatihan dijadikan sampel dalam data dengan hasil yang berbeda. Pengujian dilakukan dengan melakukan uji banding ganda atau two sample t-test menghasilkan temuan bahwa analisis perbandingan antara rata-rata data pre-test dan post-test yang mewakilkan pemahaman pengurus sanggar terhadap materi pelatihan adalah berbeda secara signifikan. Kemajuan ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sokawera.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Student Organization Capacity Building Program (PPK Ormawa) is one of the activities focused on serving and developing the potential of the community in the area which is used as a service partner for a certain period of time in a sustainable manner. Sokawera Village, Cilongok District, Banyumas Regency, Central Java Province was chosen as the target village because it has abundant natural and human resource potential. However, this potential is still underutilized due to the low interest of young people in the livestock sector and the low knowledge of breeders in the use of technology in the livestock sector. PPK Ormawa formed the "Self-Sufficient" Young Livestock Studio as an effort to overcome existing problems, namely to become a place or forum for youth and the Sokawera village community to learn about the world of animal husbandry so that there is an increase in human resources in Sokawera village. The method is used with conducting discussions, training with lecture and practice systems, as well as conducting pre-tests and post-tests as quantitative success parameters. A total of 20 participants who took part in the training were sampled in the data with different results. The test was carried out by conducting a double comparative test or two sample t-test yielding findings that the comparative analysis between the average pre-test and post-test which represents the understanding of the studio administrators on the training material is significantly different. This progress was able to improve the welfare of the people of Sokawera Village.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save