Home
Login.
Artikelilmiahs
46306
Update
CITRA ANANDRA
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU DALAM LAPORAN ANALISA SALDO PT PRIMA MASTER BANK PADA PUTUSAN NO. 144/PDT.G/2022/PN SBY
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilatarbelakangi kasus dalam putusan Nomor 144/PDT.G/2022/PN SBY antara PT Prima Master Bank sebagai pelaku usaha dengan Sylvi Poernomo mengenai penerbitan laporan analisa saldo dan mutasi rekening yang bertentangan dengan Undang-Undang. Konsumen berfikir bahwa bisa mendapatkan hak atas konsumen sehingga kasus ini dapat diperkarakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen atas pencantuman klausula baku dalam laporan analisa saldo PT Prima Master Bank pada putusan Nomor 144/Pdt.G/2022/PN Sby berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data tersebut kemudian diolah serta dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan data hasil penelitian dalam Putusan Nomor 144/Pdt.G/2022/PN Sby maka dapat disimpulkan bahwa Sylvi Poernomo selaku konsumen/debitur dari layanan PT Prima Master Bank tidak mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Hal ini dikarenakan hakim tidak mendasarkan pada Pasal 18 ayat (3) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen padahal secara tegas dikatakan bahwa setiap klausula baku yang telah ditetapkan oleh pelaku usaha pada dokumen atau perjanjian yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dinyatakan batal demi hukum.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is motivated by a dispute case in decision Number 144/Pdt.G/2022/PN Sby between PT Prima Master Bank with Sylvi Poernomo as a consumer. Consumers think that they can get consumer rights so that this case can be prosecuted. The purpose of this study was to know the legal protection against debtors as consumers over the inclusion of raw clauses in the balance analysis report given by PT Prima Master Bank based on the Law of The Republic of Indonesia Number 8 of 1999 concerning consumer protection Number 144/Pdt.G/2022/PN Sby. This study uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials collected through library research. The data is then processed and analyzed using qualitative normative methods and presented in the form of narrative text. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that Mrs. Sylvi Poernomo as consumers/debtors who use services from PT Prima Master Bank, has not received legal protection as stipulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This is because the judge did not base the decision on Article 18 paragraph (3) of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, which explicitly states that any standard clause established by business actors in documents or agreements that meet the provisions referred to in paragraphs (1) and (2) is declared null and void by law.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save