Home
Login.
Artikelilmiahs
4629
Update
INTAN KURNIASIH
NIM
Judul Artikel
Hubungan Jenis Kelamin dan Tingkat Pemahaman Gender dengan Perilaku Organisasi dalam Unit Kegiatan Mahasiswa di FISIP Unsoed
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Isu ketidakadilan gender merupakan fenomena sosial yang terjadi di hampir semua masyarakat, termasuk mahasiswa. Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa FISIP Unsoed dengan pertimbangan mereka memiliki pertimbangan teoritik mengenai gender yang diperoleh dalam perkuliahan dan dianggap sebagai kelompok yang peka dan kritis terhadap setiap tindak ketidakadilan di masyarakat. Sosialisasi gender yang diperoleh melalui keluarga, masyarakat, dan pendidikan memberikan pengaruh yang berbeda pada sikap dan perilaku laki-laki dan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan hubungan jenis kelamin dan tingkat pengetahuan gender dengan perilaku organisasi dalam UKM di FISIP Unsoed. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatif. Sasaran penelitian adalah pengurus UKM di FISIP Unsoed yang diambil dengan menggunakan teknik sampel jenuh, sebanyak 164 responden. Data penelitian dianalisis menggunakan cross tab, chi square, dan korelasi tau kendall untuk mengetahui hubungan antarvariabel yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang tidak signifikan antara jenis kelamin dengan perilaku oraganisasi dengan nilai p value ≥ 0,05 dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pemahaman gender dengan perilaku organisasi dengan nilai p value ≤ 0,05. Bias gender dalam bentuk stereotip jenis kelamin dalam struktur organisasi pada posisi ketua, bendahara, dan sekretaris masih terlihat. Sebagian besar responden menganggap laki-laki dan perempuan memiliki karakter dan sifat tertentu yang tidak dimiliki satu sama lain. Karakter tersebut menciptakan peran sosial yang berbeda termasuk perannya dalam organisasi. Sebagian responden menentukan posisi ketua sebaiknya ditempati oleh laki-laki, sementara posisi bendahara dan sekretaris sebaiknya ditempati oleh perempuan. Hal tersebut menunjukkan adanya stereotip jenis kelamin pada pembagian posisi dalam struktur organisasi. Pengetahuan gender secara teoritis yang diperoleh dalam perkuliahan perlu diaplikasikan dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam perilaku berorganisasi. Kata kunci : jenis kelamin, pemahaman gender, dan perilaku organisasi
Abtrak (Bhs. Inggris)
Gender issue is social phenomena which almost happened in social class including student of university. This research was done at student of Social and Political Science Faculty, Jendral Soedirman University which is considerately they have theoretical knowledge about gender which they had got during learning process in their college and they are also reputed as a group of society who have sensitive and critical sense toward every injustice in society. Gender socialization which is gained from family, society, and education give different influence toward each men and women behavior. This research objective is to explain gender relationship and the degree of gender knowledge with organizational behavior in UKM at Social and Political Science Faculty, Jendral Soedirman University. This research used explanative quantitative method. The object of this research is committee of UKM at Social and Political Science Faculty, Jendral Soedirman University by using sampling technique of “jenuh” in 164 respondents. The data analysis of this research used cross tab, chi square, and tau kendall correlation in order to know the relationship between the tested variables. The result of this research showed that there was no significant relationship between gender and organizational behavior which p value ≥ 0,05 and there was significant relationship between degree of gender comprehension and organizational behavior which p value ≤ 0,05. Gender bias on gender stigma in organization structure of chief position, chamberlain, and secretary was still showed. Most of respondents considered that men and women have certain character which is not owned by each other. This character created different social role including their role in organization. Some respondents stated that the position in organization structure must be placed by certain gender because they have character which is not owned by other gender. Most of respondent determined chief position should be placed by men, while chamberlain and secretary position should be placed by women. It showed that there was gender stigma in the division of organization structure. Gender knowledge which is gained theoretically during learning process in their college should be applied in their daily behavior including when they are in the organization. Key words: sex, gender comprehension, and organizational behavior.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save