Home
Login.
Artikelilmiahs
4624
Update
YULI AMILIYATUL MILLAH
NIM
Judul Artikel
ANALISIS VARIABEL PEMBEDA ANTARA PERUSAHAAN YANG MENGALAMI FINANCIAL DISTRESS DAN TIDAK PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris kemampuan Aktiva lancar terhadap kewajiban lancar, aktiva cepat terhadap kewajiban lancar, aktiva tetap bersih terhadap total aktiva, ekuitas terhadap total aktiva, ekuitas terhadap aktiva tetap, aktiva tetap dengan hutang jangka panjang, penjualan terhadap aktiva tetap, penjualan terhadap total aktiva, penjualan terhadap aktiva lancar, laba bersih terhadap total aktiva, laba kotor terhadap penjualan dan laba bersih terhadap penjualan dalam kondisi kesulitan keuangan dalam memperkirakan perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia 2009-2011. Sampel terdiri dari 13 perusahaan manufaktur yang mengalami kesulitan keuangan dan validasi 20 perusahaan manufaktur yang tidak mengalami kesulitan keuangan. Sampel akhir memerlukan 33 perusahaan dan dianalisis dengan menggunakan analisis diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio keuangan mampu dalam memperkirakan perusahaan menjadi kelompok perusahaan mengalami kesulitan keuangan yaitu aktiva cepat terhadap kewajiban lancar, ekuitas terhadap aktiva tetap, penjualan terhadap aktiva tetap, penjualan terhadap aktiva lancar, laba kotor terhadap penjualan dan laba bersih terhadap penjualan. Sedangkan aktiva lancar terhadap kewajiban lancar, aktiva tetap bersih terhadap total aktiva, ekuitas terhadap total aktiva, aktiva tetap terhadap kewajiban jangka panjang, penjualan terhadap total aktiva dan laba bersih terhadap jumlah aktiva tidak dapat memperkirakan perusahaan ke dalam kelompok perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang kelompok perusahaan yang tidak mengalami kesulitan keuangan. Modelnya 92,93% akurat dalam memprediksi tekanan dari perusahaan tidak kesulitan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Purpose of this research is to test empirically the ability of Current assets to current liabilities, quick assets to current liabilities, net fixed assets to total assets, equity to total assets, equity to fixed assets, fixed assets to long-term debt, sales to fixed assets, sales to total assets, sales to current assets, net income to total assets, gross profit to sales and net income to sales in estimating financial distress condition of manufacturing companiesin Indonesia Stock Exchange 2009-2011. The sample consists of 13 manufacturing companies experiencing Financial Distress and 20 validation manufacturing companies of company does not experiencing of financial distress. Final sample entail 33 companies and was analyzed using Discriminant analysis. The result indicate that financial ratios are capable in estimating companies into group of companies experiencing financial distress namely quick assets to current liabilities,equity to fixed assets,sales to fixed assets,sales to current assets, gross profit to sales and net income to sales. While current assets to current liabilities, net fixed assets to total assets, equity to total assets, fixed assets to long-term debt, sales to total assets and net income to total assets are unable to estimate company into group of company experiencing financial distress an group of company that is not experiencing of financial distress. The model is 92,93% accurate in predicting the distress from non distress firms.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save