Home
Login.
Artikelilmiahs
46151
Update
NAVINDA IKA RISMAYANINGRUM
NIM
Judul Artikel
Analisis Konflik Bantuan Sosial Pada Masyarakat Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Permasalahan penyaluran bansos terjadi di banyak daerah di Indonesia salah satunya di Kelurahan Teluk. Terdapat permasalahan bansos yang tidak merata hingga permasalahan pemotongan bansos. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya permasalahan ketidakmerataan pendistribusian bantuan sosial di Kelurahan Teluk, serta upaya penanganan dari masyarakat setempat dan pemerintah Kelurahan terkait permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan fenomena yang diteliti. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan peta konflik yang ada di Kelurahan Teluk beserta dengan penanganannya. Bersumber dari tidak meratanya bantuan sosial yang mengakibatkan timbulnya 4 konflik, pertama pemotongan penerimaan bansos dengan hasil akhir pemotongan tersebut sudah tidak ada karena upaya dari masyarakat untuk melapor. Kedua, pemotongan biaya administrasi di agen pengambilan bansos, yang berkaitan dengan pengetahuan dan pemahaman warga tentang mekanisme penyaluran bansos yang masih ada hingga saat ini. Ketiga banyak bantuan sosial yang masih belum merata, konflik tersebut masih ada hingga saat ini yang dapat ditanggulangi dengan sistem button up. Konflik yang terakhir tidak adanya transparansi dari pemerintah terkait data penerima bansos, sudah dijelaskan bahwa data awal penerima bansos ialah data BPS tahun 2011-2012.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Problems with the distribution of social assistance occur in many areas in Indonesia, one of which is Teluk Subdistrict. There are problems with unequal distribution of social assistance and even problems with cutting social assistance. This research aims to look at the problem of unequal distribution of social assistance in Teluk Subdistrict, as well as the handling efforts of the local community and the subdistrict government regarding this problem. This research uses descriptive qualitative research methods to describe the phenomena studied. The technique for determining informants uses purposive sampling. Data was collected using in-depth interview techniques, observation and documentation. The data analysis process uses interactive data analysis techniques. The results of this research show a map of the conflicts in Teluk Subdistrict along with their handling. This stems from the unequal distribution of social assistance which resulted in the emergence of 4 conflicts, the first was a cut in social assistance receipts with the final result being that the cuts were no longer there due to efforts by the community to report. Second, cutting administrative costs at social assistance collection agents, which is related to residents' knowledge and understanding of the social assistance distribution mechanisms that still exist today. Thirdly, there is a lot of social assistance that is still unequal, these conflicts still exist today which can be resolved with a button up system. The latest conflict is the lack of transparency from the government regarding data on social assistance recipients. It has been explained that the initial data on social assistance recipients is BPS data for 2011-2012.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save