Home
Login.
Artikelilmiahs
4607
Update
HANI KHOIRIL KHASANATI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PERENDAMAN ETIL METAN SULFONAT (EMS) TERHADAP DAYA TAHAN TANAMAN KECIPIR (Psophocarpus Tetragonolobus (L.)DC) POLONG PENDEK DARI SERANGAN PATOGEN Rhizoctonia solani
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mutasi induksi dengan EMS (Etil Metan Sulfonat) telah banyak dilaporkan dapat meningkatkan keragaman dan memperbaiki kualitas genetik tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman EMS terhadap daya tahan tanaman kecipir (Psophocarpus tetragonolobus (L.)DC) polong pendek dari serangan patogen Rizoctonia solani dan mengetahui konsentrasi yang optimal untuk mendapatkan tanaman mutan yang tahan dari serangan patogen R.solani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 macam yaitu variabel bebas berupa EMS dengan 4 taraf konsentrasi yaitu E0 = tanpa pemberian EMS, E1 = diberi EMS 0,1 %, E2 = diberi EMS 0,3 % dan E3 = diberi EMS 0,5 %, dan variabel tergantungnya berupa ketahanan tanaman kecipir terhadap intensitas penyakit yang disebabkan R.solani. Parameter yang diamati berupa intensitas penyakit rebah semai yang disebabkan R.solani. Percobaan diulang sebanyak 6 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji F dengan tingkat kesalahan 5% atau 1%, untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan terhadap variabel yang diamati. Selanjutnya dilakukan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) untuk mengetahui perbedaan masing-masing perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan EMS menyebabkan daya tahan tanaman kecipir polong pendek lebih rentan terhadap serangan patogen R.solani. Katagori mutan didapatkan pada tiga perlakuan konsentrasi EMS. Mutan didapatkan perlakuan E1, E2 dan E3 pada intensitas penyakit rebah semai oleh patogen R.solani masing-masing pada katagori 1 dan 4; 4; 3 dan 4.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Induced Mutations with EMS (Ethyl Methane Sulfonate) has been widely reported to increase genetic diversity and improve quality of the crop. This study aimed to find out the effect of EMS immersion on short pod winged bean plant (Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC) resistance from Rhizoctonia solani pathogens attack and to determine the optimum concentration to obtain mutan plants which resistant to R. solani pathogen attack. The method was experimental with Completely Randomized Design (CRD). Variables used were 2, i.e. independent and dependent variables. The independent variable was 4 levels of EMS concentrations (E0= no EMS, E1= 0,1% EMS, E2= 0,3% EMS and E3= EMS 0,5 %) and the dependent variable was the resistance of plants against disease intensity caused by R. solani. Observed parameters were dumping-off disease intensity caused by R. solani. The experiment was replicated 6 times. Data were analyzed using F test with confident levels of 5% and 1%. Furthermore, LSD (Least Significant Difference) test were carried out to determine the differences of each treatment. The results indicated that EMS caused the short pods winged bean plants more vulnerable against the attack of R. solani. Mutants categories obtained in the three treatments of EMS concentrations. Mutants were found in E1, E2 and E3 treatments in the intensity of dumping-off disease of R. solani pathogens in categories 1 and 4; 4; 3 and 4, respectively.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save