Home
Login.
Artikelilmiahs
4603
Update
SITI KHALIMAH
NIM
Judul Artikel
NILAI TAMBAH SUSU DARI PENGOLAHAN SUSU SEGAR MENJADI SUSU PASTEURISASI (Kasus di Koperasi Peternak Satria “PESAT” Kecamatan Karang Lewas Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui besarnya biaya produksi yang dibutuhkan dan besarnya pendapatan yang diperoleh dari pengolahan susu pasteurisasi, (2) mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan susu segar menjadi susu pasteurisasi. Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Peternak Satria “PESAT” Kecamatan Karang Lewas Kabupaten Banyumas, dengan pertimbangan lokasi tersebut merupakan satu-satunya koperasi yang mengumpulkan susu segar dari para peternak sapi yang ada di daerah Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2012. Data primer diperoleh dengan wawancara, data seknder diperoleh dari laporan-laporan koperasi. Besarnya biaya dan pendapatan yang diperoleh pengolahan susu pasteurisasi dianalisis dengan menggunakan analisis biaya dan pendapatan. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan susu segar menjadi susu pasteurisasi dianalisis dengan menggunakan analisis nilai tambah. Hasil penelitian adalah ratarata biaya produksi untuk mengolah susu segar menjadi susu pasteurisasi adalah Rp 55.749.190,-. Dengan total pendapatan selama satu bulan produksi sebanyak Rp 72.000.000,-. Total pendapatan penjualan susu segar sebesar Rp 34.425.000,-. Hal ini berarti pendapatan yang didapat dari penjualan pengolahan susu pasteurisasi lebih besar dari pendapatan yang didapat dari penjualan susu segar. Nilai tambah bahan baku yang dihasilkan dalam memproduksi susu pasteurisasi sebesar Rp 3.230
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aims of this research were (1) knowing the cost of production was needed and sum of income getting from pasteurized milk process (2) Knowing added value getting from process of fresh milk to be pasteurized milk. This research was conducted in Coopertive Breeders Satria ‘’PESAT’’ Karang Lewas subdistrict, Banyumas regency, with consideration that location 2 was only cooprative that collect fresh milk from cow breeders in Banyumas regency. This research was done from November 2012. The primer data was gotten by interview , sekunder data was gotten from reports of cooprative. Sum of cost and income that were gotten from pasteurized milk process was analized using cost and income analysis. Added value that was gotten from processing of fresh milk into paturized milk was analized using added value analysis. The result of the research were the average of cost of production for processing fresh milk into pasteurized milk was Rp. 55.749.190,-., the total income in a month was Rp. 72.000.000,-. The average of fresh milk total income was Rp. 34.500.000,-. It means that the income was gotten from selling of pateurized milk process was bigger than income was gotten from fresh milk selling. Added value of material produced in producing pasteurized milk was Rp.3.230
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save