Home
Login.
Artikelilmiahs
45914
Update
NAFISA QUROTUL AENI
NIM
Judul Artikel
PEMETAAN DAERAH RAWAN GEMPABUMI BERDASARKAN NILAI PEAK GROUND ACCELERATION MENGGUNAKAN METODE FUKUSHIMA DAN TANAKA DI PESISIR KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Peak Ground Acceleration (PGA) adalah parameter penting untuk menilai tingkat kerusakan yang disebabkan oleh gempabumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi nilai PGA di Pesisir Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, mengidentifikasi potensi kerawanan berdasarkan nilai PGA, serta menilai tingkat risiko bahaya gempabumi di wilayah tersebut. Data gempabumi dari tahun 1977 hingga 2023 diperoleh dari situs resmi USGS dan BMKG, dengan koordinat 7°34’58” - 8°12’21” LS dan 108°46’42” - 109°24’16” BT, serta magnitudo >3 dan kedalaman 0 – 300 km. Penelitian ini menggunakan persamaan empiris Fukushima dan Tanaka untuk menghitung nilai PGA dan tingkat risiko gempabumi, sementara tingkat kerawanan ditentukan berdasarkan persamaan Wald. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai PGA di Pesisir Kabupaten Cilacap berkisar antara 1,15 – 600,86 gal, dengan nilai tertinggi di Kecamatan Kesugihan dan terendah di Kecamatan Nusawungu. Berdasarkan intensitas gempabumi menurut BMKG, wilayah ini memiliki tingkat kerawanan I – IV. Menurut skala MMI, Pesisir Kabupaten Cilacap mempunyai tingkat kerawanan I – VIII MMI, menunjukkan potensi risiko gempabumi dari rendah hingga sedang. Berdasarkan klasifikasi risiko oleh BNPB, wilayah ini memiliki risiko rendah hingga sedang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Peak Ground Acceleration (PGA) is a crucial parameter used to evaluate the extent of damage caused by earthquake shaking. This study aims to determine the distribution of Peak Ground Acceleration (PGA) values in the coastal areas of Cilacap Regency and surrounding regions, assess the potential seismic vulnerability based on these PGA values, and evaluate the earthquake hazard risk in the area. Earthquake data from 1977 to 2023 were sourced from the official USGS and BMKG websites, focusing on coordinates between 7°34’58” - 8°12’21” S and 108°46’42” - 109°24’16” E, with magnitudes greater than 3 and depths ranging from 0–300 km. The study utilized the empirical equations of Fukushima and Tanaka to calculate PGA values and seismic risk levels, while the Wald equation was applied to determine seismic vulnerability. The findings show that PGA values in the coastal areas of Cilacap Regency range from 1.15 to 600.86 gal, with the highest values recorded in Kesugihan District and the lowest in Nusawungu District. Based on the BMKG earthquake intensity scale, the coastal areas of Cilacap Regency fall within vulnerability levels I to IV. According to the MMI scale, these areas exhibit vulnerability levels ranging from I to VIII MMI, suggesting that the region is at low to moderate seismic hazard risk. As per BNPB's risk classification, the coastal areas of Cilacap Regency are categorized as having a low to moderate risk level.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save