Home
Login.
Artikelilmiahs
45901
Update
KARINA ANDINA
NIM
Judul Artikel
EFFICIENCY ANALYSIS OF COCONUT SUGAR INDUSTRY IN BANJARNEGARA REGENCY (Case Study in Susukan Subdistrict, Banjarnegara Regency)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa Gumelem Wetan merupakan desa yang terkenal akan potensi industri gula kelapanya, didukung dengan peningkatan secara berkala pada produksi nira sebagai bahan baku utama produksi gula kelapa. Peningkatan produksi dapat terjadi karena pemanfaatan faktor produksi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya, total penerimaan, R/C rasio, dan keuntungan terhadap biaya pada pengarajin gula kelapa di Desa Gumelem Wetan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan angka sebagai bahan analisis. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan langsung dari responden para pengrajin gula kelapa di Desa Gumelem Wetan. Total sampel yang diambil pada penelitian ini adalah 55 pengarajin gula kelapa di Desa Gumelem Wetan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis total biaya, analisis total pendapatan, analisis R/C rasio, dan analisis keuntungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) total biaya yang dikeluarkan dalam satu bulan pada pengrajin gula kelapa di Desa Gumelem Wetan adalah Rp 101.231.071,-; (2) total pendapatan yang didapatkan perbulan oleh para pengrajin gula kelapa di Desa Gumelem Wetan adalah Rp 123.023.909,-; (3) hasil analisis rasio pendapatan terhadap biaya adalah 1,215 yang menunjukkan bahwa industri gula kelapa di Desa Gumelem Wetan efisien; (4) dan rata-rata keuntungan yang diperoleh setiap pengrajin sebesar Rp. 396.233,- per bulan, sedangkan total keuntungan yang diperoleh pengrajin kelapa di Desa Gumelem Wetan sebesar Rp. 21.792.838,-. Ini menunjukkan bahwa yang menunjukkan bahwa industri gula kelapa di Desa Gumelem Wetan memiliki keuntungan dan berkembang. Para pengrajin gula kelapa di Desa Gumelem Wetan dapat terus melanjutkan usaha dikarenakan memiliki potensi untuk maju. Pemerintah daerah dapat mengambil peran untuk memberikan pelatihan kepada pengrajin gula kelapa sehingga menghasilkan produk dengan kualitas dan kuantitas yang optimal. Sehingga dapat menjadi produk unggulan di Desa Gumelem Wetan dan menjadi barang ekspor ke luar negeri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Gumelem Wetan Village is a village famous for its coconut sugar industry potential, supported by periodic increases in the production of coconut sap as the main raw material for coconut sugar production. The increasing of production can occur due to the maximum utilization of production factors. This research aims to analyze total costs, total revenues, the R/C ratio, and profit in coconut sugar craftsmen in Gumelem Wetan Village. This is a quantitative research that uses numbers as the analysis material. This study uses primary data obtained directly from respondents of coconut sugar craftsmen in Gumelem Wetan Village. The total sample taken in this research is 55 of coconut sugar craftsmen in Gumelem Wetan Village. The analysis techniques used are total cost analysis, total revenue analysis, R/C ratio analysis, and profit analysis. The results of the analysis show that (1) the total cost incurred by coconut sugar craftsmen in Gumelem Wetan Village is IDR. 101,231,071 per month; (2) the total revenue earned by coconut sugar craftsmen in Gumelem Wetan Village is IDR. 123,023,909 per month; (3) the results of the R/C ratio analysis is 1.215 which shows that coconut sugar industries in Gumelem Wetan Village are efficient; (4) and the average profit for each craftsman is IDR. 396,233 per month, while the total profit for coconut craftsmen in Gumelem Wetan Village is IDR 21,792,838 per month. This is indicated that the industries are profitable and growing. Coconut sugar craftsmen in Gumelem Wetan Village can continue their businesses because they have the potential to advance. The local government can take a role in providing training to coconut sugar craftsmen so that they produce products with optimal quality and quantity. So that it can become a superior product in Gumelem Wetan Village and become an export item abroad.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save