Home
Login.
Artikelilmiahs
45885
Update
DINDA AYU SYAEH SHEIBA
NIM
Judul Artikel
Studi Lingkungan Pengendapan Formasi Halang Daerah Panusupan dan Sekitarnya, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Studi ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan pengendapan Formasi Halang yang terletak di daerah Panusupan dan sekitarnya, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami karakteristik proses sedimentasi yang terjadi di wilayah ini, yang merupakan bagian dari geosistem yang kompleks dan kaya akan sumber daya alam. Formasi Halang merupakan salah satu unit batuan yang penting secara stratigrafi di daerah tersebut, yang terdiri dari sedimen-sedimen laut dangkal hingga darat. keberagaman litologi serta struktur sedimen yang terbentuk pada formasi Halang dapat membantu menceritakan bagaimana kondisi dari lingkungan pengendapan pada saat proses pembentukan pengendapan terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup observasi lapangan, melakukan Pengukuran penampang stratigrafi, dan pengambilan sampel batuan,. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk menggali informasi tentang lingkungan deposisi dan faktor-faktor yang memengaruhi proses pengendapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formasi Halang terdiri dari berbagai jenis batuan sedimen, termasuk batupasir dan batulempung, yang diendapkan dalam kondisi lingkungan yang beragam. Penentuan lingkungan pengendapan menggunakan fasies menurut Walker (1984) mengidentifikasi fasies melibatkan analisis terhadap tekstur sedimen, struktur sedimen seperti silang-siur, laminasi horizontal. Fasies yang telah diidentifikasi kemudian dibandingkan dengan model fasies Walker yang mencakup berbagai lingkungan pengendapan seperti fluvial, delta, litoral, laut dangkal, dan laut dalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan pengendapan dari formasi yang dipelajari mencakup fasies fluvial dengan karakteristik seperti struktur silang-siur pada sedimen berbutir kasar dan laminasi vertikal pada sedimen berbutir halus.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the depositional environment of the Halang Formation located in Panusupan and surrounding areas, Rembang Sub-district, Purbalingga Regency, Central Java. This study is motivated by the need to understand the characteristics of the sedimentation process that occurred in this region, which is part of a complex geosystem and rich in natural resources. The Halang Formation is one of the stratigraphically important rock units in the area, consisting of shallow marine to terrestrial sediments. The diversity of lithologies and sedimentary structures formed in the Halang formation can help tell how the conditions of the depositional environment at the time of the depositional formation process occurred. The methods used in this study include field observations, stratigraphic cross-section measurements, and rock sampling. The data obtained were then analyzed to explore information about the deposition environment and factors that influence the deposition process. The results show that the Halang Formation consists of various types of sedimentary rocks, including sandstones and mudstones, which were deposited under diverse environmental conditions. Determination of depositional environment using facies according to Walker (1984) identifying facies involves analysis of sediment texture, sediment structure such as cross-bedding, horizontal lamination. The identified facies were then compared with Walker's facies model which includes various depositional environments such as fluvial, deltaic, littoral, shallow marine and deep marine. The analysis shows that the depositional environments of the studied formations include fluvial facies with characteristics such as cross-structure in coarse-grained sediments and vertical lamination in fine-grained sediments.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save