Home
Login.
Artikelilmiahs
45853
Update
MUHAMMAD RAYHAN
NIM
Judul Artikel
Perbandingan Pertumbuhan dan Hasil Padi Inpago Unsoed Protani Pada Tiga Lokasi Berbeda
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Padi adalah tanaman pangan utama yang menghasilkan beras, makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia dan lebih dari separuh populasi dunia. Padi memiliki nilai khusus bagi komunitas yang mengonsumsinya secara teratur seperti di Indonesia, namun produksi pada tahun 2023 diperkirakan akan menurun sebanyak 1,12 juta ton. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh lokasi terhadap karakter agronomi padi Protani di berbagai lokasi, membandingkan pertumbuhan dan hasil antara varietas padi Protani dengan varietas lain yang ditanam oleh petani lokal di setiap lokasi, selain itu untuk menentukan stabilitas pola hubungan antar karakter sebagai respons terhadap lokasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan observasi kondisi lingkungan sekitar dan pengambilan sampel tanaman siap panen beserta data pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap hampir semua karakteristik agronomi Protani, dengan hasil terbaik ditemukan di Kecamatan Kemangkon, dan tanaman padi Protani memiliki rata-rata hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman padi varietas Situ Bagendit dan Padjadjaran Agritan yang ditanam oleh petani lokal di Kecamatan Kemangkon dan Paguyangan. Pola hubungan dari padi Protani secara keseluruhan masih belum stabil, kecuali untuk variabel bobot biji per malai. Kontribusi yang diperoleh dari penelitian ini adalah membantu dalam penilaian potensi hasil tanaman padi Protani, memberikan informasi perbandingan antara padi Protani dengan varietas padi Situ Bagendit, Padjadjaran Agritan, dan Ciherang, dan dapat menjadi referensi untuk pengembangan varietas tanaman yang adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rice is a major food crop that produces rice, the staple food for the majority of Indonesia's population and more than half of the world's population. Rice holds special value for communities that consume it regularly, such as in Indonesia, but production in 2023 is estimated to decrease by 1.12 million tons. This study aims to assess the influence of location on the agronomic characteristics of Protani rice in various locations, compare the growth and yield between Protani rice varieties and the other varieties planted by local farmers in each location, and determine the stability of the interrelation patterns among characters in response to different locations. The research method used is a survey with observations of surrounding environmental conditions and sampling of harvest-ready plants along with other supporting data. The study results show that different environmental conditions have a significant impact on almost all agronomic characteristics of Protani rice, with the best results found at Kemangkon Sub Regency, additionally, Protani rice has a higher average yield compared to Situ Bagendit and Padjadjaran Agritan rice planted by local farmers at Kemangkon and Paguyangan Sub Regency. Furthermore, the interrelation patterns of Protani rice for overal are still relatively unstable except for the variable grain weight per panicle. The contribution of this research is to assist in assessing the yield potential of Protani rice, provide comparative information between Protani rice and local rice varieties at the three locations, and serve as a reference for developing plant varieties that are adaptive to various environmental conditions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save