Home
Login.
Artikelilmiahs
45828
Update
YASER AL KADRI
NIM
Judul Artikel
Analisis Kebijakan Remiliterisasi Putin Terhadap Upaya Kebangkitan Rusia Sebagai Potential Hegemon 2018-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini menganalisis kebijakan remiliterisasi yang diterapkan oleh Presiden Vladimir Putin sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat posisi Rusia sebagai kekuatan hegemon potensial pada periode 2018-2023 menggunakan konsep remiliterisasi Christhoper Coker dan konsep hegemoni Stephen Gill. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana peningkatan anggaran militer, modernisasi persenjataan, serta pengembangan doktrin militer baru berperan dalam upaya Rusia untuk memperluas pengaruhnya di kancah internasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen dan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa remiliterisasi Rusia merupakan respons strategis terhadap perubahan geopolitik global serta upaya untuk menantang dominasi Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan NATO. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan remiliterisasi tersebut tidak hanya memperkuat posisi militer Rusia, tetapi juga meningkatkan ketegangan internasional, terutama dalam konteks keamanan regional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kekuasaan global serta implikasi kebijakan remiliterisasi terhadap kebangkitan Rusia sebagai negara berpotensi hegemon dan stabilitas internasional di era kontemporer. Kata kunci: Geopolitik, Hegemoni, Kebijakan Militer, Remiliterisasi, Vladimir Putin
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study analyzes the remilitarization policy implemented by President Vladimir Putin as part of a strategy to strengthen Russia's position as a potential hegemon power in the 2018-2023 period using Christhoper Coker's concept of remilitarization and Stephen Gill's concept of hegemony. The main focus of this study is how the increase in the military budget, weapons modernization, and the development of new military doctrines play a role in Russia's efforts to expand its influence in the international arena. Using a qualitative approach through document analysis and case studies, this research finds that Russia's remilitarization is a strategic response to global geopolitical changes and an attempt to challenge Western dominance led by the United States and NATO. The results show that the remilitarization policy not only strengthens Russia's military position, but also increases international tensions, especially in the context of regional security. This research contributes to a deeper understanding of global power dynamics and the implications of the remilitarization policy on Russia's rise as a potential hegemon and international stability in the contemporary era.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save