Home
Login.
Artikelilmiahs
45806
Update
FAWWAZ IKHTIAR
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN (Studi Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN Pbg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tindak pidana penganiayaan tidak hanya dapat dilakukan orang dewasa tetapi juga anak. Hal ini terjadi dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN Pbg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap anak pelaku tindak pidana dalam kasus tersebut dan perlindungan hukum apa saja yang diberikan terhadap anak pelaku tindak pidana penganiayaan di wilayah hukum Pengadilan Negeri Purbalingga. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis dengan jenis penelitian normatif sosiologis. Teori yang digunakan ialah Teori Syarat Pemidanaan dan landasan hakim dalam memutus. Hasil Penelitian ini ialah hakim telah melakukan pertimbangan memperhatikan syarat pemidanaan yang dikemukakan Sudarto yakni terpenuhinya unsur perbuatan dan unsur orang,. Hasil akhir dari pertimbangan tersebut yaitu Hakim dalam putusannya Menyatakan Anak yang berhadapan dengan hukum terbutki secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Penganiayaan”, melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan tunggal Penuntut Umum. Menjatuhkan pidana terhadap Anak yang berhadapan dengan hukum dengan pidana peringatan agar menyadari kesalahannya dan tidak mengulangi melakukan tindak pidana atau perbuatan lain yang melanggar hukum, dan apabila melanggar hukum maka sanggup dipidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku lalu memerintahkan kepada Pembimbing Kemasyarakatan untuk melakukan pendampingan, pembimbingan berupa pengawasan terhadap Anak selama 30 (tiga puluh) hari dan membebankan biaya perkara sejumlah Rp3.000,00 (tiga ribu rupiah) kepada Anak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The crime of abuse can not only be committed by adults but also by children. This happened in Decision Number 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN Pbg. This study aims to determine the legal considerations of the judge in sentencing the child perpetrator of the crime in the case and what legal protection is provided to the child perpetrator of the crime of abuse in the jurisdiction of the Purbalingga District Court. This research is a descriptive analytical study with a normative sociological research type. The theory used is the Theory of Sentencing Requirements and the basis for the judge in deciding. The results of this study are that the judge has considered the requirements for sentencing put forward by Sudarto, namely the fulfillment of the elements of the act and the elements of the person. The final result of these considerations is that the Judge in his decision States that the Child in conflict with the law is proven legally and convincingly guilty of committing the crime of "Assault", violating Article 351 Paragraph (1) of the Criminal Code as the sole indictment of the Public Prosecutor. Imposing a criminal penalty on a child in conflict with the law with a warning sentence so that he realizes his mistake and does not repeat committing a crime or other acts that violate the law, and if he violates the law, he can be punished according to the applicable legal provisions and then ordering the Community Guidance Officer to provide assistance, guidance in the form of supervision of the child for 30 (thirty) days and charge the child a court fee of Rp. 3,000.00 (three thousand rupiah).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save