Home
Login.
Artikelilmiahs
45759
Update
ALFIAN ARIZAL SUNARYO
NIM
Judul Artikel
Pengamatan Kondisi Terumbu Karang Hidup di Perairan Tulamben dan Amed dengan Menggunakan Metode Reef Check
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perairan Tulamben dan Amed merupakan tempat wisata diving yang memiliki terumbu karang. Aktivitas diving merupakan aktivitas antropogenik yang dapat merusak terumbu karang. Metode reef check merupakan metode monitoring terumbu karang yang dapat digunakan untuk mengetahui tutupan karang, ikan karang, dan invertebrata laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase tutupan karang hidup, kelimpahan ikan karang dan invertebrata, dan hubungan tutupan karang hidup dengan kelimpahan ikan karang dan invertebrata yang ada di Perairan Tulamben dan Amed. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk pengambilan data dan metode purposive sampling untuk penentuan stasiun. Pengambilan data tutupan karang hidup menggunakan metode Point Intercept Transect (PIT), ikan karang menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC), dan invertebrata laut menggunakan metode belt transect. Hubungan persentase tutupan karang hidup dengan kelimpahan ikan karang dan invertebrata laut dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tutupan karang hidup di Perairan Tulamben dan Amed berada dalam kategori buruk hingga sedang. Kelimpahan ikan karang yang ada di lokasi penelitan berada dalam kategori cukup melimpah hingga sangat melimpah, sedangkan invertebrata yang ditemukan hanya Diadema spp. dan Tridacna spp. Hubungan persentase tutupan karang hidup dengan kelimpahan ikan karang memiliki korelasi kuat, sedangkan dengan kelimpahan invertebrata memiliki nilai korelasi sangat kuat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tulamben and Amed waters are diving tourism sites that have coral reef. Coral reef is very vulnerable to anthropogenic activity such as diving. Reef check method is a coral monitoring method to assess living coral coverage, reef fish, dan marine invertebrates. The purpose of this study was to assess percentage of living coral, abundance of reef fish and marine invertebrates, and correlation living coral with reef fish and marine invertebrata in Tulamben and Amed waters. Survey and purposive sampling method were applied for data collection and determine each station. Living coral, reef fish, marine invertebrate data were carried out by Point Intercept Transect (PIT), Underwater Visual Census (UVC), and belt transect method, respectively. Correlation of living coral coverage with reef fish and marine invertebrates was analyzed by Pearson correlation. The result of this research revealed that percentage of living coral coverage in the location was in bad to moderate category. The abundance of reef fish in location was in less to very abundant category, meanwhile the marine invertebrates that were discovered merely Diadema spp. and Tridacna spp. Correlation of percentage living coral with abundance of reef fishes had strong correlation, while with abundance of marine invertebrates had very strong correlation
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save