Home
Login.
Artikelilmiahs
45626
Update
AKBAR BINTANG FALAH
NIM
Judul Artikel
PENEGAKAN HUKUM PERBUATAN MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRICHTING) YANG MENGAKIBATKAN LUKA (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 172/Pid.B/2023/PN Bgl)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Fenomena tindakan main hakim sendiri saat ini sedang marak dilakukan oleh masyarakat. Tindakan tersebut dapat berupa kekerasan yang dilakukan secara bersama atau dapat disebut pengeroyokan terhadap orang lain. Hal tersebut termasuk dalam tindakan yang melawan hukum dikarenakan mengadili orang lain tanpa membawanya ke hadapan penegak hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti penegakan hukum terhadap pelaku perbuatan main hakim sendiri (eigenrichting) yang mengakibatkan luka dan pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana pada putusan Nomor 172/Pid.B/2023/PN Bgl. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, analitis, dan kasus. Spesifikasi penelitian preskriptif dengan sumber data bahan hukum sekunder. Hasil penelitian ini bahwa terdakwa memenuhi unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 170 ayat (1) KUHP dan hakim dalam menjatuhkan pidana telah menggunakan teori pemidanaan yaitu teori gabungan. Namun, dalam memutus perkara tersebut hakim sebaiknya memperhatikan Pasal 56 ayat (1) KUHP untuk mengetahui kedudukan terdakwa dalam perkara tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The phenomenon of vigilantism is currently being practiced by many people. These actions can be in the form of violence committed together or can be called beating others. It is included in unlawful acts because it judges other people without bringing them before law enforcement. The purpose of this study is to examine law enforcement against perpetrators of vigilante acts (eigenrichting) that result in injuries and legal considerations of judges in imposing punishment in Decision Number 172/Pid.B/2023/PN Bgl. This research uses normative juridical research methods with statue, analytical and case approaches. Prescriptive research specifications with data sources of secondary legal materials. The result of this study is that the defendant fulfills the elements of the criminal offense in Article 170 paragraph (1) of the Criminal Code and the judge in imposing punishment has used the theory of punishment, namely the combined theory. However, in deciding the case the judge should pay attention to article 56 paragraph (1) of the Criminal Code to determine the position of the defendant in the case.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save