Home
Login.
Artikelilmiahs
45613
Update
MICHAEL EDISON WOUW
NIM
Judul Artikel
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS EKONOMI KREATIF DI DESA DERMAJI KEBUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Masyarakat Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Merupakan salah satu desa di Kabupaten Banyumas yang memprogramkan pemberdayaan masyarakat dengan karya-karya ekonomi kreatif, di berbagai bidang seperti budaya kewirausahaan, pertanian, peternakan, dan lain sebagainya. Pengembangan potensi lokal dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan untuk menghasilkan produk kreatif yang berkualitas dan sesuai dengan karakteristik daerah. Penguatan kapasitas pelaku usaha dilakukan melalui pelatihan manajemen usaha, pemasaran, dan finansial. Pengembangan pasar dilakukan dengan menggali potensi pasar baru dan memperkuat jaringan bisnis dengan pelaku usaha lainnya. Akan tetapi, terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam implementasi strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif di Desa Dirmaji, antara lain: kurangnya akses terhadap modal dan pasar yang luas, minimnya dukungan dari pemerintah, serta minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan ekonomi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif di Desa Dermaji, Kabupaten Bayumas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah 10 orang yang terdiri dari pengelola usaha kreatif, pelaku usaha kreatif, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif di Desa Dirmaji dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu: (1) Bagaimana profil Desa Dirmaji Kabupaten Banyumas sebagai wilayah potensial untuk pengembangan ekonomi kreatif, (2) Apa saja sektor-sektor ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan di Desa Dirmaji, (3) Bagaimana cara meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat Desa Dirmaji dalam mengelola ekonomi kreatif, (4) Apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan ekonomi kreatif di Desa Dirmaj ,dan (5) Bagaimana strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan ekonomi kreatif di Desa Dirmaji. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif di Desa Dirmaji dapat diimplementasikan dengan baik jika didukung oleh adanya akses terhadap modal dan pasar yang luas, dukungan pemerintah yang memadai, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan ekonomi kreatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Community of Dermaji Village, Lumbir District, Banyumas Regency, Central Java Province. It is one of the villages in Banyumas Regency which programs community empowerment with creative economic works, in various fields such as entrepreneurial culture, agriculture, animal husbandry, and so on. Local potential development is carried out through training and mentoring to produce creative products that are of high quality and in accordance with regional characteristics. Strengthening the capacity of business actors is carried out through training in business management, marketing and finance. Market development is carried out by exploring new market potentials and strengthening business networks with other business actors. However, there are several factors that become obstacles in the implementation of a creative economy-based community empowerment strategy in Dirmaji Village, including: lack of access to capital and a broad market, lack of support from the government, and lack of community involvement in decision-making related to the development of a creative economy. This study aims to analyze creative economy-based community empowerment strategies in Dermaji Village, Bayumas Regency. The research method used is qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Respondents in this study were 10 people consisting of creative business managers, creative business actors, and local community leaders. The results of the study show that community empowerment based on the creative economy in Dirmaji Village is carried out through three main strategies, namely: (1) What is the profile of Dirmaji Village, Banyumas Regency as a potential area for creative economy development, (2) What creative economic sectors can be developed in Dirmaji Village, (3) How to improve the skills and knowledge of the Dirmaji Village community in managing the creative economy, (4) What are the supporting and inhibiting factors in the development of the creative economy in Dirmaj Village, and (5) What are effective community empowerment strategies to improve welfare through the development of the creative economy in Dirmaji Village. The conclusion from this research is that the community empowerment strategy based on the creative economy in Dirmaji Village can be implemented properly if it is supported by access to capital and a broad market, adequate government support, and active involvement of the community in making decisions related to the development of the creative economy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save