Home
Login.
Artikelilmiahs
45610
Update
DEFI KURNIA WULANDARI
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Motivasi Petani dalam Berusahatani Kapulaga di Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kapulaga (Amomum cardamomun) memiliki banyak manfaat yang membuat komoditas ini dikenal secara meluas di dalam negeri hingga ke manca negara. Sunyalangu merupakan desa penghasil kapulaga terbanyak di Kecamatan Karanglewas. Produksi kapulaga didasari dengan dorongan dari petani untuk mengusahakannya. Motivasi atau dorongan petani menjadi dasar bagi petani untuk melakukan tindakan, sehingga pengembangan usahatani kapulaga di Desa Sunyalangu tidak lepas dari motivasi petani sebagai pengelola usahataninya sendiri. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat motivasi petani kapulaga Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani kapulaga Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Pengambilan data dilaksanakan pada 1 November sampai 23 Februari 2024. Populasi sebanyak 262 petani kapulaga yang tergabung dalam lima kelompok tani. Sampel diambil menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah sampel 72. Variabel yang digunakan adalah usia, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, pengalaman usahatani, luas lahan, penerimaan, intensitas penyuluhan, aktivitas kelompok tani, dan akses informasi. Analisis data menggunakan metode likert summated rating dan analisis regresi linear berganda. Tingkat motivasi petani dalam berusahatani kapulaga termasuk dalam kategori tinggi. Faktor-faktor yang mempengauhi motivasi petani dalam berusahatani kapulaga yaitu tingkat pendidikan, luas lahan, dan aktivitas kelompok tani. Informasi hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu aspek yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi kapulaga dengan memaksimalkan potensi diri petani agar kesejahteraan petani meningkat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cardamom (Amomum cardamomun) has many benefits that make this commodity widely known domestically and internationally. Sunyalangu is the most cardamom-producing village in Karanglewas Subdistrict. Cardamom production is based on the encouragement of farmers to cultivate it. Motivation or encouragement of farmers is the basis for farmers to take action, so that the development of cardamom farming in Sunyalangu Village cannot be separated from the motivation of farmers as managers of their own farms. The purpose of this study is to determine the level of motivation of cardamom farmers in Sunyalangu Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, analyze the factors that influence the motivation of cardamom farmers in Sunyalangu Village, Karanglewas District, Banyumas Regency. This research uses a survey method with a quantitative and descriptive approach. Data were collected from November 1 to February 23, 2024. The population was 262 cardamom farmers who were members of five farmer groups. The variables used were age, education level, number of family dependents, farming experience, land area, acceptance, extension intensity, farmer group activity, and access to information. Data analysis used Likert summated rating method and multiple linear regression analysis. The level of motivation of farmers in cardamom farming is included in the high category. Factors that influence farmers' motivation in cultivating cardamom are the level of education, land area, and farmer group activities. The information from this study is expected to be one of the aspects that can be used to increase cardamom production by maximizing the potential of farmers so that farmers' welfare increases.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save