Home
Login.
Artikelilmiahs
45581
Update
ALIFAH MUTIA HANUUN
NIM
Judul Artikel
Karakteristik Mutu Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan Aplikasi Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) pada Es Curah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan cakalang memiliki sifat yang mudah rusak, sehingga dilakukan penyimpanan menggunakan es untuk menjaga kesegaran ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak bunga kecombrang pada es curah terhadap mutu ikan cakalang segar dan untuk mengetahui konsentrasi penambahan ekstrak bunga kecombrang yang efektif pada es curah yang menghasilkan mutu terbaik pada ikan cakalang segar. Metode yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yang terdiri atas konsentrasi ekstrak bunga kecombrang, yaitu 0, 2, 3, 4% dan lama waktu penyimpanan, yaitu 0, 4, dan 8 hari. Mutu yang diteliti meliputi nilai pH, warna, dan organoleptik. Hasil dari penelitian ini adalah penambahan ekstrak bunga kecombrang tidak berpengaruh terhadap mutu ikan cakalang selama penyimpanan. Akan tetapi, mutu ikan cakalang dipengaruhi oleh lama waktu penyimpanan yang menunjukkan bahwa semakin lama waktu penyimpanannya, maka semakin menurun nilai mutunya. Meskipun penambahan ekstrak bunga kecombrang tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap mutu ikan cakalang, namun berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh bahwa konsentrasi 2% menunjukkan mutu yang lebih baik dibandingkan sampel lainnya, sehingga konsentrasi tersebut masih layak dipertimbangkan untuk penggunaan lebih lanjut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Skipjack tuna is highly perishable, thus it is stored with ice to maintain its freshness. This study aimed to determine the effect of adding kecombrang flower extract to crushed ice on the quality of fresh skipjack tuna, as well as to identify the most effective concentration of kecombrang flower extract that produces the best quality in fresh skipjack tuna. The study utilized a Randomized Block Design (RBD) with two factors: the concentration of kecombrang flower extract with concentration factors of 0%, 2%, 3%, and 4% and storage duration of 0, 4, and 8 days. The parameters included pH value, color, and organoleptic properties. The findings indicated that the addition of kecombrang flower extract did not significantly affect the quality of skipjack tuna during storage. However, the quality of skipjack tuna was noticeably impacted by storage duration, resulting in a decrease in quality with longer storage periods. Although the addition of kecombrang flower extract does not significantly affect the quality of skipjack tuna, regression analysis results show that a concentration of 2% yields better quality compared to other samples, making this concentration worth considering for further use.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save