Home
Login.
Artikelilmiahs
45575
Update
SYIFA AYU DYAH PERMATASARI BHAWONO
NIM
Judul Artikel
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea) DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN PENGURANGAN DOSIS PUPUK NPK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanaman kailan merupakan tanaman yang berasal dari daratan Tiongkok dan terkenal sebagai kale cina. Peningkatan budidaya tanaman kailan dapat dilakukan dengan teknik pemupukan yang baik, yaitu dengan menggunakan pupuk organik cair. Kotoran kelinci dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan POC untuk membantu peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2023 hingga April 2024 di Desa Banjarsari Wetan, Laboratorium Agronomi & Hortikultura Fakultas Pertanian, Wahana Laboratorium Semarang, dan Lab Pasca Panen IAB Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Data hasil percobaan dianalisis menggunakan analisis ragam ANOVA kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kesalahan 5% jika data menunjukkan adanya pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi POC kotoran kelinci berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman kailan pada usia 5 MST dan 6 MST, bobot segar tanaman, dan bobot kering tanaman, sedangkan pada variabel luas daun berbeda sangat nyata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Kailan plants are plants that originate from mainland China and are known as Chinese kale. The cultivation of kailan plants can be improved by using good fertilization techniques, namely by using liquid organic fertilizer. Rabbit manure can be used as a base material for making liquid organic fertilizer (POC) to help increase the growth and yield of kailan plants. This research was conducted from September 2023 to April 2024 in the village of Banjarsari Wetan, Agronomy & Horticulture Laboratory of the Faculty of Agriculture, Semarang Laboratory Arena, and Post-Harvest Lab IAB Universitas Jenderal Soedirman. This research used a factorial Randomized Block Design (RAK) consisting of 2 factors with 3 repetitions. The variables observed included plant height, number of leaves, leaf area, root length, fresh plant weight, dry plant weight, fresh root weight, and dry root weight. The experimental data were analyzed using ANOVA variance analysis and then followed by the Duncan Multiple Range Test (DMRT) with a 5% error rate if the data showed a significant effect. The research results showed that the application of rabbit manure POC significantly affected the height of kailan plants at 5 weeks after planting (WAP) and 6 WAP, fresh plant weight, and dry plant weight, while the leaf area variable was significantly different.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save