Home
Login.
Artikelilmiahs
45537
Update
HAFIS RIZKA AMALIA
NIM
Judul Artikel
Identifikasi Molekuler Bakteri Patogen Berdasarkan Gen 16S rDNA pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dari Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penyakit bakterial menjadi faktor penghambat budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) yang merupakan salah satu komoditas akuakultur unggulan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri patogen yang menyerang ikan nila (Oreochromis niloticus) dari Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling berdasarkan kriteria gejala klinis ikan di tiga lokasi yaitu, Desa Beji, Tambak Sogra, dan Singasari di Kabupaten Banyumas. Pengamatan gejala klinis dan isolasi bakteri pada ikan sampel dilakukan di laboratorium. Isolat bakteri yang didapatkan dari ikan sampel diekstraksi untuk diamplifikasi gen 16S rDNA. Hasil sekuensing dari amplifikasi DNA digunakan untuk identifikasi bakteri menggunakan analisis BLAST dan filogenetik. Ikan sampel yang digunakan memiliki gejala klinis bakterial berupa geripis pada sirip, bercak merah, sisik terkelupas, mata berselaput, hemoragik rongga perut, dan rongga perut berisi cairan. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan 6 dari 7 isolat adalah bakteri patogen yaitu, Aeromonas veronii(1), Aeromonas sp (2), Aromonas hydrophila (1), dan Acinetobacter baumannii (2) serta 1 bakteri non patogen yaitu Exiguobacterium acetylicum.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bacterial diseases are an inhibiting factor in the cultivation of tilapia (Oreochromis niloticus) which is one of the leading aquaculture commodities in Indonesia, including in Banyumas Regency. This study aimed to identify pathogenic bacteria that attack tilapia (Oreochromis niloticus) from Banyumas Regency. This study used an observation method with a purposive sampling technique based on the criteria for clinical symptoms of fish in three locations, namely Beji, Tmabak Sogra, and Singasari Village in Banyumas Regency. Observation of clinical symptoms and isolation of bacteria in sample fish were carried out in laboratory. Bacteria isolates obtained from sample fish were extracted for amplify the 16S rDNA gene. The sequenceing results of DNA amplification were used for bacterial identification using BLAST and phylogenetic analysis. The sample fish used had clinical symptoms of bacteria such as fins rot, red spots, peeling scales, cloudy eyes, hemorrhagic abdominal cavity, and abdominal cavity filled with fluid. The results of molecular identification show 6 of 7 bacteria isolate were pathogenic bacteria, namely, Aeromonas veronii (1), Aeromonas sp (2), Aromonas hydrophila (1), and Acinetobacter baumannii (2) and 1 non-pathogenic bacteria, namely Exiguobacterium acetylicum.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save