Home
Login.
Artikelilmiahs
45425
Update
NOVA PAKPAHAN
NIM
Judul Artikel
Deteksi Molekular Human Bocavirus pada Anak-anak Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Wilayah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan global. ISPA dapat menyebabkan kematian pada berbagai kelompok umur, khususnya pada anak-anak. Kasus ISPA disebabkan oleh mikroorganisme, dimana 90-95% menunjukkan virus sebagai agen penginfeksi tertinggi. Kejadian kasus ISPA pada anak-anak di Puskesmas Kecamatan Batur sejak Januari hingga Agustus 2023 sebesar 24,9% dari total kasus sebanyak 5.105 kunjungan sakit. Guna mencegah peningkatan kasus ISPA dan komplikasi yang membahayakan, diperlukan mendeteksi virus ISPA sejak dini. Human Bocavirus (HBoV) merupakan salah satu diantara jenis virus yang menjadi penyebab kasus ISPA pada anak-anak. Human Bocavirus merupakan virus DNA untai tunggal yang tergolong dalam kelompok parvoviridae. Virus ini memiliki 4 jenis serotipe yang berbeda yaitu HBoV 1-4, dengan HBoV 1 dan 2 terdapat dalam sampel pernapasan, dan keempat serotipe teridentifikasi pada anak-anak dengan gejala gastroenteritis akut. Deteksi HBoV dengan metode PCR dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis ISPA, sehingga metode ini dapat meningkatkan efisiensi pemeriksaan ISPA. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeteksi HBoV menggunakan teknik PCR konvensional dan mengetahui prevalensi HBoV di Kecamatan Batur, Kabupataen Banjarnegara.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan studi potong lintang (cross sectional). Metode pengambilan sampel NP swab menggunakan metode survei dengan purposive sampling anak penderita ISPA. Sebanyak 23 sampel DNA diisolasi dari NP swab penderita ISPA dari Puskesmas Kecamatan Batur 1 dan 2 serta memenuhi kriteria inklusi. Asam nukleat virus diekstraksi menggunakan Zymo Direct-Zol RNA Miniprep dan GoScript RT system Promega untuk mendapatkan cDNA HBoV. Deteksi HBoV dilakukan dengan metode RT-PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HBoV tidak ditemukannya pada anak penderita ISPA dengan metode RT-PCR, sehingga prevalensi HBoV rendah di wilayah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Acute Respiratory Infections (ARI) remain a significant global health issue. ARI can cause death across various age groups, particularly in children. ARI cases are caused by microorganisms, with viruses being the primary infectious agents in 90-95% of cases. In Puskesmas Kecamatan Batur, Banjarnegara, from January to August 2023, the incidence of ARI in children was 24.9% of the total 5105 illness visits. To prevent an increase in ARI cases and potentially dangerous complications, early detection of ARI viruses is necessary.Human Bocavirus (HBoV) is one of the viruses that cause ARI in children. HBoV is a single-stranded DNA virus classified within the parvoviridae family. This virus has four serotypes: HBoV 1-4, with HBoV 1 and 2 found in respiratory samples, and all serotypes identified in children with acute gastroenteritis symptoms. Detecting HBoV using PCR methods can be used to confirm an ARI diagnosis, thus improving the efficiency of ARI testing. The aims of this study are to detect HBoV using conventional PCR techniques and to determine the prevalence of HBov in Batur, Banjarnegara.This study is a descriptive research with a cross-sectional design. Sampling was done using a survey method with purposive sampling of ARI patients. A total of 23 DNA samples were isolated from NP swabs of ARI patients from Batur Health Center 1 and 2 who met the inclusion criteria. Viral nucleic acids were extracted using the Zymo DirectZol RNA Miniprep and GoScript RT system from Promega to obtain HBoV cDNA. HBoV detection was performed using RT-PCR. The results showed that HBoV was not detected in ARI patients using RT-PCR, indicating a low prevalence of HBoV in Batur, Banjarnegara.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save