Home
Login.
Artikelilmiahs
45413
Update
RESTI UMITHA MAULIDA RAHMAH
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN SERAT DAN PROTEIN KASAR PAKAN KAMBING PERAH YANG DISUPLEMENTASI LEMNA BERKHROMIUM
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung lemna terhadap konsumsi dan kecernaan serat dan protein kasar pakan kambing perah. Perlakuan yang diberikan : R0 sebagai pakan basal berkhromium (40% konsentrat + 60% hijauan) + Khromium organik 1.5 ppm, dan R1 (R0 + tepung lemna 2%). Penelitian dilaksanakan di Mendha Adhikara Farm, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Materi yang digunakan pada penelitian : 18 ekor Kambing Sapera betina dengan periode laktasi yang berbeda dengan rataan bobot badan 40,03±3,56 kg. Pakan yang diberikan sebesar 4% BK/kg BB. Rancangan penelitian yang menggunakan rancangan acak kelompok pola Split Plot Design dengan pengulangan 3 kali. Data penelitian dianalisis dengan analisis variansi dan dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test(DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi tepung lemna 2% pada pakan kambing perah yang mengandung Khromium berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi protein dan kecernaan serat kasar. Rataan konsumsi protein : R0 sebesar 241,05±3.86 g dan R1 sebesar 246,00±6,42 g. Rataan kecernaan serat kasar: R0 sebesar 50,28±5,81% dan R1 sebesar 62,65±5,01%. Perlakuan tidak pengaruh nyata terhadap (P>0,05) konsumsi serat dan kecernaan protein kasar. Kesimpulan, suplementasi tepung Lemna pada pakan kambing perah berkhromium mampu meningkatkan kecernaan serat dan konsumsi protein kasar. Kata kunci : sapera, lemna, chromium, konsumsi, kecernaan, serat kasar, protein kasar
Abtrak (Bhs. Inggris)
Abstract. The study aimed to determine the effect of lemna flour on consumption and digestibility of crude fiber and protein of dairy goat feed. Treatments given: R0 as chromium basal feed (40% concentrate+60% forage)+1.5 ppm organic chromium, and R1 (R0+2% lemna meal). The research was conducted at Mendha Adhikara Farm, Banyumas Regency and Animal Feedstuff Laboratory, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University. Materials used in the study: 18 female Sapera goats with different lactation periods with an average body weight of 40.03±3.56 kg. The feed given was 4% DM/kg BW. The research design used a group randomized design Split Plot Design pattern with 3 times repetition. The research data were analyzed by analysis of variance and followed by DMRT. The results showed that supplementation of 2% lemna flour in dairy goat feed containing Chromium had a significant effect (P<0.05) on protein consumption and crude fiber digestibility. Average protein consumption: R0 241.05±3.86 g and R1 246.00±6.42 g. Average crude fiber digestibility: R0 50.28±5.81% and R1 62.65±5.01%. The treatments did not significantly affect (P>0.05) fiber consumption and crude protein digestibility. In conclusion, supplementation of Lemna meal in the diet of chromium dairy goats can increase fiber digestibility and crude protein consumption. Keywords: sapera, lemna, chromium, consumption, digestibility, crude fiber, crude protein
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save