Home
Login.
Artikelilmiahs
4541
Update
LINGGA DARMAWAN
NIM
Judul Artikel
MANTERA SAKTI MAN JADDA WAJADA (Studi Hermeneutika Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Masyarakat, sebagai komponen paling penting dalam sosialisasi mempunyai peran penting bagi seorang pengarang. Keberadaan masyarakat adalah sebuah nilai yang tidak dapat dibeli karena penciptaan karya sastra tidak bisa terlepas dari masyarakat atau realitas sosial. Melalui karya sastra, seorang pengarang bermaksud menyampaikan informasi, gambaran atau pesan tertentu kepada pembaca. Novel “Negeri 5 Menara” (N5M) karya Ahmad Fuadi adalah salah satu karya sastra yang muncul dari sebuah realitas sosial di masyarakat. Pengarangnya menulis N5M berdasarkan kisah nyata yang ia alami. Ia ingin menunjukkan pada dunia bahwa apapun yang menjadi hambatannya dalam meraih cita-cita pasti dapat dilalui dengan berpedoman pada kalimat “man jadda wajada” sebagai “mantera”. Hermeneutika dipilih dalam menganalisis novel ini karena di dalamnya terdapat pola yang menjelaskan adanya saling ketergantungan antara pemahaman, interpretasi dan penjelasan, pemahaman penafsiran, dan penerapan yang terjadi. Lingkaran hermeneutis menunjukkan bahwa makna dalam dunia teks adalah makna yang disepakati sebagai hasil pertukaran. Berangkat dari proses hermeneutis seperti itulah pemahaman dan pemaknaan terhadap novel “Negeri 5 Menara” dilakukan. Selain dari novel, penelitian ini menggunakan bahan penelitian lain untuk mendukung penelitian. Adapun bahan penelitian tersebut adalah rekaman acara Kick Andy di Metro TV. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna “bersungguh-sungguh” dalam kalimat “man jadda wajada” tergambarkan secara jelas dan mampu membangun karakter dalam novel tersebut. Pemaknaan tersebut terangkum dalam dua belas pemaknaan lain. Kedua belas makna tersebut menggambarkan adanya penguatan terhadap makna “bersungguh-sungguh” dalam kalimat “man jadda wajada”. Selain itu terdapat keterkaitan antara “man jadda wajada” dengan realitas sosial dalam novel N5M mengenai lembaga pendidikan pesantren. Pendidikan pesantren sama halnya dengan lembaga pendidikan lain yang mengajarkan pelajaran umum. Adanya pengembangan minat dan bakat yang sama dengan lembaga pendidikan umum semakin memperjelas lembaga pendidikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang unggul. Implikasi dari penelitian ini adalah, makna “man jadda wajada” membuat banyak orang terinspirasi untuk terus berusaha. Kisah yang digambarkan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembaca dan pengarang. Selain itu stigma negatif terhadap lembaga pendidikan pesantren diharapkan dapat berubah. Dengan perubahan pandangan terhadap lembaga pendidikan pesantren diharapkan masyarakat dapat melihat pesantren sebagai lembaga pendidikan yang sama dengan lembaga pendidikan lain, hingga pada akhirnya lembaga pendidikan pesantren dapat disejajarkan dengan lembaga pendidikan umum lainnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Society as the most important component in social has an important role for an author. The existence of the society is a priceless value for the creation of a literary work because it cannot be detached from society or social reality. Through the work of literature, an author intends to convey information, descriptions or a particular message to the reader. Novel “Negeri 5 Menara” (N5M) by Ahmad Fuadi's, is one of literary works that arise from a social reality in the society. The author named Ahmad Fuadi's wrote the N5M based on the true story of his experience. He wants to show the world that whatever the obstacles in reaching our goals, sure we can pass it by saying “man jadda wajada” as a spell. Hermeneutics is selected in the analysis because there is a pattern that explains the interdependence between understanding, interpretation and explanation, understanding of the interpretation, and application of what was happened. Hermeneutics indicates that the meaning in a textual world is agreed as the result of an exchange. Based on hermenutical process, the researcher did the research about “Negeri 5 Menara” novel. Apart from the novels, this research materials to support reseacrh. As for the research material was recording the show Kick Andy on Metro TV. Reseacrh showed that the meaning “heartily” in a sentence “man jadda wajada” clearly describes and able to build the character of the novel. The meaning embodied in the definition of the other twelve. Twelve of those meanings illustrate the existence of the strengthening of the meaning of “serious” in the phrase “man jadda wajada”. In addition, there is a link between “man jadda wajada” with reality in the novel about pesantren boarding school institutions on N5M. Pesantren boarding school education also teaches about general knowledge. The development of talents and will as well as other public schools makes the institution of pesantren boarding school as a superior institution. The implications of this reseacrh indicate that, “man jadda wajada” meaning make a lot of people inspired to keep trying. The story depicted is expicted to provide a positive impact for the reader and author. In addition the negative stigma of pesantren boarding institution expected to be changed. With the changing views of pesantren boarding institutions expected public can see the pesantren as an educational institution similar to that of other institutions. So the boarding institution comparable with other public institutions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save