Home
Login.
Artikelilmiahs
45385
Update
ADI PRADIPTA SUBHAKTI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KEKUATAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE MODIFIKASI CAMPURAN LIMBAH BAN DAN OLI BEKAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Aspal modifikasi menjadi inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas sebuah jalan sehingga lebih tahan lama terhadap perububahan iklim dan sesuai dengan umur rencananya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan menambahkan limbah ban bekas dan oli bekas pada campuran aspal panas dengan variasi 1%, 2,%, 3%, 4%, dan 5% dari kadar aspal optimum proporsi 1:1 dan 2:1 antara ban bekas dan oli bekas, serta suhu perendaman 60°C, 65°C, dan 70°C sebelum pengujian Marshall untuk memperoleh nilai stabilitas dan flow agar diperoleh Modulus Young yang dibandingkan dengan campuran tanpa limbah. Hasil eksperimental didapatkan nilai stabilitas maksimum yang dihasilkan adalah 1919,523 Kg dengan flow 2,4 mm terdapat pada variasi campuran aspal dengan perbandingan limbah ban bekas dan oli bekas kadar 3% perbandingan 1:1 yang direndam pada suhu 65°C, hal ini menunjukan penambahan limbah ban bekas dan oli bekas dengan variasi tertentu pada campuran aspal dapat meningkatkan kekuatan dibandingkan dengan campuran aspal tanpa tambahan limbah. Selanjutnya dilakukan pemodelan menggunakan aplikasi SimScale untuk mengetahui perilakuk campuran aspal modifikasi saat menerima beban, dengan hasil pemodelan didapatkan nilai stabilitas sebesar 1957,604 Kg dengan selisih 1,95 % dari uji eksperimental, dan nilai flow 2,411 mm dengan selisih 0,47 %. Hal ini menunjukkan pemodelan dengan aplikasi SimScale dapat memberikan gambaran perilaku benda uji saat diberikan beban dan membuktikan bahwa penambaha limbah pada campuran aspal dapat meningkatkan kekuatan agar lebih tahan terhadap perubahan iklim yang digambarkan dengan kenaikan suhu perendaman.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Modified asphalt is an innovation in order to improve the quality of a road so that it is more durable against climate change and in accordance with the age of the plan. One of the innovations made is by adding waste used tires and used oil to hot asphalt mixtures with variations of 1%, 2%, 3%, 4%, and 5% of the optimum asphalt content of 1:1 and 2:1 proportions of used tires and used oil, as well as soaking temperatures of 60°C, 65°C, and 70°C before Marshall testing to obtain stability and flow values in order to obtain Young's Modulus compared to mixtures without waste. The experimental results obtained the maximum stability value produced was 1919,523 Kg with a flow of 2.4 mm found in the variation of asphalt mixture with a ratio of waste used tires and used oil at 3% ratio 1: 1 soaked at 65 °C, this shows the addition of waste used tires and used oil with certain variations in the asphalt mixture can increase the strength compared to the asphalt mixture without additional waste. Furthermore, modeling was carried out using the SimScale application to determine the behavior of the modified asphalt mixture when receiving loads, with the modeling results obtained a stability value of 1957,604 Kg with a difference of 1.07% from the experimental test, and a flow value of 2.411 mm with a difference of 0.47%. This shows that modeling with the SimScale application can provide an overview of the behavior of the test specimen when given a load and proves that adding waste to asphalt mixtures can increase strength to make it more resistant to climate change, which is illustrated by the increase in soaking temperature.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save