Home
Login.
Artikelilmiahs
45384
Update
BADRA SUKMAJI
NIM
Judul Artikel
EVALUASI KESESUAIAN UNSUR KIMIA TANAH TERPILIH LAHAN TANAMAN AREN (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr) DI DESA SUNYALANGU, KECAMATAN KARANGLEWAS, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanaman Aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr) merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang memiliki prospek untuk dikembangkan. Tanaman ini termasuk ke dalam suku pinang–pinangan (arecaceae) bersama dengan beberapa komoditi perkebunan seperti kelapa, kelapa sawit, dan pinang (Paulina et al., 2020). Tanaman ini sangat potensial dalam hal mengatasi kekurangan pangan dan mudah beradaptasi baik pada berbagai agroklimat, mulai dari ketinggian 500 m – 800 m dpl. Tanaman ini tidak membutuhkan tanah yang terlalu subur, dapat hidup di semua kondisi tanah (tanah liat, tanah berkapur dan tanah berpasir). Curah hujan yang ideal sekitar 1. 200 mm/tahun, kedalaman air tanah 1–3 m, suhu rata–rata 25oC beriklim sedang sampai basah, tetapi tidak tahan pada daerah yang kadar asamnya tinggi. Hal tersebut membuat tanaman aren tidak bisa tumbuh di sembarang tempat dan perlu adanya kondisi khusus dan perlu adanya penelitian lebih lanjut agar dapat mengetahui kandungan kimia tanah yang sesuai untuk tanaman aren. Penelitian dilaksanakan di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas. Analisis sifat kimia tanah akan dilakukan di Laboratorum Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Desa Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara. Metode yang digunakan adalah metode survey. Dihasilkan dari penelitian ini bahwa kandungan kimia tanah pada lahan tanaman aren didesa Sunyalangu sebagian besar sudah sesuai dengan rekomendasi evaluasi kesesuaian lahan. Pada kandungan N-total memiliki nilai S1 yang berarti sesuai. Nilai tertinggi terletak pada data H1 dengan nilai 0,94 dan terendah dengan nilai 0,25. P-total dengan kode I2 dengan kedalaman 40 cm – 60 cm sebesar 116,32% dan nilai terendah G1 dengan tinggi 0 cm – 20 cm sebesar 29,57%. K-total tertinggi dengan kode I2 dengan tinggi 40 cm - 60 cm sebesar 136,74% dan nilai K2 total terendah terdapat pada kode E dengan tinggi 20 cm – 40 cm sebesar 38,19%. Kata kunci: Aren
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sugar palm tree (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr) is one type of plantation crop that has prospects for development. This plant is included in the areca palm family (arecaceae) along with several plantation commodities such as coconut, oil palm and areca nut (Paulina et al., 2020). This plant has great potential in overcoming food shortages and is easy to adapt well to various agro-climates, starting from an altitude of 500 m – 800 m above sea level. This plant does not require soil that is too fertile, it can live in all soil conditions (clay, calcareous soil and sandy soil). Ideal rainfall is around 1,200 mm/year, groundwater depth1–3 m, average temperature 25oC, moderate to wet climate, but not resistant to areas with high acid levels. This means that sugar palm plants cannot grow in just any place and require special conditions and further research to find out the chemical content of the soil that is suitable for sugar palm plants. The research has been carried out in Sunyalangu Village, Karanglewas District. Analysis of soil chemical properties will be carried out at the Soil Science Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Karangwangkal Village, North Purwokerto District. The method used is a survey method. The N-total content has an S1 value which means it is suitable. The highest value lies in the H1 data with a value of 0.94 and the lowest with a value of 0.25. P-total with code I2 with a depth of 40 cm – 60 cm is 116.32% and the lowest value is G1 with a height of 0 cm – 20 cm is 29.57%. The highest K-total was in code I2 with a height of 40 cm - 60 cm at 136.74% and the lowest total K2 value was in code E with a height of 20 cm - 40 cm at 38.19%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save