Home
Login.
Artikelilmiahs
45356
Update
YEYEN WAHYU WIDYAWATI
NIM
Judul Artikel
PREFERENSI PETERNAK SAPI JABRES DALAM PEMILIHAN SEMEN BEKU UNTUK INSEMINASI BUATAN (IB) DI KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Populasi sapi Jabres pada saat penelitian ini dilakukan sebanyak 28.000 ribu ekor sapi yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Brebes. Kabupaten yang menjadi sentra peternakan sapi Jabres adalah Kecamatan Bantarkawung. Kebutuhan masyarakat terhadap protein hewani semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, oleh karena itu perlu adanya persediaan pangan hewani yang cukup. Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah Brebes adalah dengan meningkatkan populasi ternak, salah satu program yang dicanangkan adalah peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB). Keputusan peternak dalam memilih semen beku sapi jantan untuk dilakukan inseminasi buatan (IB) dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jumlah sapi betina yang dipelihara dan lamanya memelihara sapi Jabres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rata-rata jumlah indukan dan lama kawin terhadap preferensi peternak sapi Jabres dalam memilih semen beku untuk inseminasi buatan (IB) di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei, penentuan wilayah menggunakan purposive sampling. Responden ditentukan secara purposive sampling pada 87 peternak sapi Jabres yang melakukan IB. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif dan analisis regresi logistik biner. Rata-rata jumlah induk pemilik berkisar 1-3 ekor sapi dan lama pemeliharaan sapi Jabres 6-30 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak di Kecamatan Bantarkawung mempunyai preferensi terhadap semen sapi Jabres.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Jabres cattle population at the time of this research amounted to 28,000 head, distributed across five sub-districts in Brebes Regency. The center of Jabres cattle farming is Bantarkawung Sub-district. The community's need for food (animal protein) increases with population growth, necessitating an adequate supply of animal-based food products. One effort to increase livestock population is through government programs promoting artificial insemination. Farmers' decision-making in selecting frozen semen for artificial insemination can be influenced by several factors, including the number of female livestock they own and their years of experience in breeding Jabres cattle. This research aims to determine the average number of female livestock and the length of farming experience on the preferences of Jabres cattle farmers in selecting frozen semen for AI in Bantarkawung Sub-district, Brebes Regency, Central Java. The method used in this study is a survey with purposive sampling for area determination. Respondents were selected through purposive sampling, involving 87 Jabres cattle farmers. The analysis used in the study includes descriptive analysis and binary logistic regression analysis. The average number of owned female livestock ranges from 1 to 3 head, and the length of time raising Jabres cattle ranges from 6 to 30 years. The results indicate that farmers in Bantarkawung Sub-district have a tendency to prefer Jabres cattle semen.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save