Home
Login.
Artikelilmiahs
45330
Update
AGUSTINO JONATHAN BRAMANTYO WICAKSONO
NIM
Judul Artikel
WAHID FOUNDATION DAN CIVIL SOCIETY DALAM MEMPERJUANGKAN TOLERANSI UMAT BERAGAMA DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Output penelitian ini bermaksud untuk memahami serta mendeskripsikan peran Wahid Foundation dan Civil Society dalam Memperjuangkan Toleransi Umat Beragama di Indonesia, dan bagaimana memahami dan mendeskripsikan tantangan dan hambatan Wahid Foundation dalam memperjuangkan toleransi antar umat beragama di Indonesia. Metode kualitatif dipilih sebagai metode dalam penelitian ini serta menggunakan pendekatan fenomenologi dalam kerangka perspektif strukturalisme dan juga paradigma konstruktivisme. Penelitian ini menunjukkan bahwa sejak didirikan pada tahun 2004, Wahid Foundation telah aktif dalam mempromosikan toleransi antarumat beragama di Indonesia melalui berbagai inisiatif dan kegiatan, seperti Laporan Tahunan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB), Program Sekolah Damai, Program Desa Damai, dan Kampanye Salam Forum. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Wahid Foundation membuat program-program Wahid Foundation dalam menegakkan toleransi umat beragama di Indonesia menjadi terhambat. Meski mengalami hambatan, Wahid Foundation dengan gencar melakukan tindakan-tindakan persuasif seperti pendekatan kepada organisasi-organisasi lain yang lebih dekat dengan masyarakat guna mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research seeks to explore and elucidate the role of the Wahid Foundation and Civil Society in promoting religious tolerance in Indonesia, as well as to investigate the challenges and barriers faced by the Wahid Foundation in its efforts to advocate for interfaith harmony. The study employs a qualitative approach, utilizing a phenomenological framework within the broader perspectives of structuralism and constructivism. The findings reveal that since its inception in 2004, the Wahid Foundation has been actively involved in advancing religious tolerance in Indonesia through a range of initiatives, including the Annual Report on Freedom of Religion and Belief (KBB), the Peace School Program, the Peace Village Program, and the Salam Forum Campaign. However, the foundation has encountered significant obstacles due to insufficient public trust, which has affected the effectiveness of its programs. Despite these challenges, the Wahid Foundation has persistently pursued strategies to address these issues, such as collaborating with organizations that have closer ties to local communities to build and strengthen public trust.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save