Home
Login.
Artikelilmiahs
45314
Update
LOUVINA
NIM
Judul Artikel
Ukuran Statistik Vital dan Performa Produksi Sapi Peranakan Ongole Kebumen
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan membandingkan ukuran statistik vital dan performa produksi sapi Peranakan Ongole (PO) di Kebumen dengan ukuran Standar Nasional Indonesia (SNI) 2020 serta menganalisis pengaruh umur dan jenis kelamin terhadap bobot badan ternak sapi PO. Penelitian ini menggunakan data sekunder ukuran tubuh sapi PO di Kebumen yang dianalisis menggunakan independent sampel t-test dan regresi dengan variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan ukuran statistik vital sapi PO Kebumen betina umur 12 bulan, betina umur 18 bulan, dan jantan umur 12 bulan dengan ukuran rata-rata tinggi pundak, lingkar dada, dan panjang badan berdasarkan umur berturut-turut yaitu betina umur 12 bulan dengan ukuran 119,41 ± 4,47 cm, 137,73 ± 9,06 cm, dan 115,69 ± 6,51 cm, betina umur 18 bulan dengan ukuran 127,52 ± 5,28 cm, 152,67 ± 12,4 cm, dan 126 ± 7,05 cm, dan jantan umur 12 bulan dengan ukuran 124,35 ± 4,98 cm, 144,58 ± 11,34 cm, dan 122,51 ± 7,83 cm. Rata-rata tinggi pundak, lingkar dada, dan panjang badan sapi PO Kebumen dibandingkan dengan ukuran SNI 2020 yang diuji menggunakan uji-t independent sampel t-test yang menunjukkan p adalah 0,001 < 0,05, maka artinya ukuran statistik vital sapi PO Kebumen lebih tinggi dengan perbedaan yang signifikan terhadap ukuran sapi PO SNI 2020. Hasil analisis pengaruh umur dan jenis kelamin terhadap bobot badan ternak sapi PO Kebumen dengan rata-rata umur 18,19 ± 5,15 bulan dan rata-rata bobot 327,44 ± 113,78 kg yang dianalisi dengan regresi berganda variabel dummy menunjukkan P< 0,05 atau 0,009 <0,05 yang artinya umur dan jenis kelamin ternak berpengaruh nyata terhadap bobot badan ternak sapi PO, dengan persamaan regresi Y = 14,959 + 15,790 X1 + 50,474 D, artinya setiap pertambahan 1 bulan umur sapi diikuti pertambahan bobot sebanyak 15,790 kg, bobot badan sapi PO jantan lebih tinggi 50,474 kg dari sapi PO betina.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to determine and compare the vital statistics and production performance of Ongole Peranakan (PO) cattle in Kebumen with the 2020 Indonesian National Standard (SNI) and to analyze the effect of age and sex on the body weight of PO cattle. This research uses secondary data on body size of PO cattle in Kebumen which is analyzed using independent sample t-test and regression with dummy variables. The results of the research show the vital statistics of PO Kebumen female cattle aged 12 months, females aged 18 months, and males aged 12 months with the average size of shoulder height, chest circumference and body length based on age respectively, namely females aged 12 months with measurements 119.41 ± 4.47 cm, 137.73 ± 9.06 cm, and 115.69 ± 6.51 cm, 18 month old female with dimensions 127.52 ± 5.28 cm, 152.67 ± 12.4 cm, and 126 ± 7.05 cm, and 12 month old males measuring 124.35 ± 4.98 cm, 144.58 ± 11.34 cm, and 122.51 ± 7.83 cm. The average shoulder height, chest circumference and body length of PO Kebumen cattle were compared with the 2020 SNI size which was tested using the independent sample t-test which showed p was 0.001 < 0.05, meaning that the vital statistics size of PO Kebumen cattle was higher. high with a significant difference to the size of PO SNI 2020 cattle. The results of the analysis of the influence of age and sex on the body weight of PO Kebumen cattle with an average age of 18.19 ± 5.15 months and an average weight of 327.44 ± 113.78 kg which was analyzed using multiple regression dummy variables showed P< 0.05 or 0.009 <0.05, which means that the age and sex of the animal have a significant effect on the body weight of PO cattle, with the regression equation Y = 14.959 + 15.790 kg, the body weight of male PO cattle is 50.474 kg higher than female PO cattle.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save