Home
Login.
Artikelilmiahs
45262
Update
ALIKA FAUZIAH
NIM
Judul Artikel
Profil Anatomi, Kandungan Antosianin, dan Polifenol Tanaman Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Pelarut Berbeda
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) adalah tanaman merambat dari famili Fabaceae. Penelitian mengenai anatomi daun bunga telang masih terbatas namun penting untuk memahami adaptasi tanaman terhadap lingkungan. Studi menunjukkan bahwa bunga telang mengandung antosianin dan polifenol yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Ekstraksi sebelumnya menggunakan air dan etanol, tetapi belum dengan pelarut polar lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil anatomi daun dan pengaruh pelarut yang berbeda terhadap kandungan antosianin dan polifenol pada bunga telang. Metode yang digunakan termasuk survei dan pengambilan sampel acak sebanyak 25 sampel daun untuk pengamatan anatomi, yang dilakukan dari Maret hingga Juli 2024. Spesimen anatomi disiapkan menggunakan metode replika dan embedding. Parameter yang diamati meliputi lebar dan panjang stomata, kepadatan stomata, indeks stomata, ketebalan kutikula, epidermis, mesofil, dan rasio palisade. Analisis antosianin dilakukan dengan metode pH diferensial, dan analisis polifenol menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Hasil menunjukkan variasi dalam anatomi daun bunga telang di Purwokerto. Pelarut yang berbeda secara signifikan mempengaruhi kandungan total antosianin dan polifenol. Analisis BNJ menunjukkan bahwa ekstraksi menggunakan etanol menghasilkan kandungan antosianin tertinggi (24,07 ± 3,8 mg/100g), sedangkan ekstraksi dengan aseton menghasilkan kandungan polifenol tertinggi (319,6 ± 21,1 mgGAE/g).
Abtrak (Bhs. Inggris)
The butterfly pea (Clitoria ternatea L.) is a climbing plant in the Fabaceae family. Research on its leaf anatomy is limited but important for understanding plant adaptation to the environment. Studies show that butterfly pea flowers contain anthocyanins and polyphenols, which have antioxidant potential. Previous extractions used water and ethanol, but not other polar solvents. This study aims to determine the anatomical profile of leaves and the effect of different solvents on anthocyanin and polyphenol content in butterfly pea flowers. Methods included surveys and random sampling of 25 leaf samples for anatomical observations, conducted from March to July 2024. Anatomical specimens were prepared using replica and embedding methods. Observed parameters included stomata width and length, density, index, cuticle thickness, epidermis, mesophyll, and palisade ratio. Anthocyanin analysis was done using the differential pH method, and polyphenol analysis used the Folin-Ciocalteu method. Results showed variations in leaf anatomy in Purwokerto. Different solvents significantly affected anthocyanin and polyphenol content. BNJ analysis indicated that ethanol extraction yielded the highest anthocyanin content (24.07 ± 3.8 mg/100g), while acetone extraction resulted in the highest polyphenol content (319.6 ± 21.1 mgGAE/g).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save