Home
Login.
Artikelilmiahs
45255
Update
RIZKY RAMADHAN
NIM
Judul Artikel
LEGAL RESPONSIBILITY OF HOSPITALS IN HANDLING DISASTER VICTIMS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat, yang disebabkan baik oleh faktor alam dan / atau faktor non alam maupun faktor manusia. Dalam penanganan akibat bencana peran rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan rujukan, bagi kasus-kasus darurat selalu dituntut untuk memberikan pelayanan prima, baik dari segi pelayanan informasi yang akurat, fasilitas yang lengkap, kualitas pelayanan kesehatan yang prima dan berbagai pelayanan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan sinkronisasi pengaturan dan mengetahui bentuk tanggung jawab hukum rumah sakit dalam penanganan korban bencana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan, metode pendekatan analitis, metode pendekatan konseptual. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Pengolahan data dilakukan dengan reduksi klasifikasi dan display kemudian data bahan-bahan hukum yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Data disajikan dalam bentuk uraian naratif yang disusun secara sistematis, logis, dan rasional. Hasil penelitian menunjukan pengaturan mengenai tanggung jawab hukum rumah sakit dalam penanganan korban bencana sudah menunjukan taraf sinkronisasi vertikal. Pada taraf sinkronisasi vertikal yang dianalisis dengan teori Hans Kelsen dan Hans Nawiasky serta peraturan perundang-undangan dimana peraturan yang lebih rendah bersumber dan mengacu kepada peraturan yang lebih tinggi, peraturan yang lebih tinggi menjadi dasar dan acuan pembentukan peraturan yang lebih rendah. Kemudian Bentuk tanggung jawab hukum rumah sakit dalam penanganan korban bencana pada struktur peraturan perundang-undangan Indonesia terbagi menjadi tanggung jawab hukum secara pidana dan tanggung jawab hukum secara administrasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Disaster is an event or series of events that threaten and disrupt people's lives, caused either by natural factors and / or non-natural factors and human factors. In handling the consequences of disasters, the role of hospitals as a means of referral health services, for emergency cases, is always required to provide excellent service, both in terms of accurate information services, complete facilities, excellent quality of health services and various other services. This research aims to find the synchronization of arrangements and find out the form of legal responsibility of hospitals in handling disaster victims as regulated in legislation. The type of legal research used is normative juridical with a statutory approach method, analytical approach method, conceptual approach method. The data source used is secondary data. Data collection is done by literature study. Data processing was carried out by reducing classification and display then the legal material data obtained was analyzed qualitatively. The data is presented in the form of narrative descriptions arranged systematically, logically, and rationally. The results showed that the regulation of the legal responsibility of hospitals in handling disaster victims has shown the level of vertical synchronization. at the level of vertical synchronization analyzed with the theories of Hans Kelsen and Hans Nawiasky and legislation where lower regulations are sourced and refer to higher regulations, higher regulations become the basis and reference for the formation of lower regulations. Then the form of legal responsibility of hospitals in handling disaster victims in the structure of Indonesian legislation is divided into criminal legal responsibility and administrative legal responsibility.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save