Home
Login.
Artikelilmiahs
45251
Update
DWI RAHAYU FITRIANI
NIM
Judul Artikel
Diplomasi Ekonomi Korea Selatan melalui New Southern Policy dalam Bidang Industri Otomotif di Indonesia pada Tahun 2018-2023.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Skripsi ini menganalisis “Diplomasi Ekonomi Korea Selatan melalui New Southern Policy dalam Bidang Industri Otomotif di Indonesia pada Tahun 2018-2023”. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk untuk menjelaskan implementasi kebijakan New Southern Policy sebagai diplomasi ekonomi Korea Selatan di Indonesia terhadap bidang industri otomotif di Indonesia pada tahun 2018-2023. New Southern Policy atau NSP merupakan kebijakan luar negeri Korea Selatan yang dibentuk untuk mendiversifikasi resiko politik dan ketergantungan Korea Selatan terhadap empat negara kekuatan besar (Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, dan Rusia melalui peningkatan hubungan dengan negara-negara di kawasan Selatan tepatnya di negara-negara Asia Tenggara dan India. NSP juga dibentuk serta untuk mengurangi dampak perang dagang Amerika Serikat - Tiongkok terhadap perekonomian Korea Selatan. Korea Selatan dibawah kepemimpinan Presiden Moon Jae in kemudian menjadikan NSP sebagai alat diplomasi ekonomi di negara-negara sasaran NSP salah satunya di Indonesia. Korea Selatan kemudian melakukan diplomasi ekonomi dengan NSP di Indonesia pada berbagai sektor ekonomi termasuk pada sektor industri otomotif. Skripsi ini menggunakan konsep Diplomasi Ekonomi tepatnya untuk menganalisis implementasi diplomasi ekonomi Korea Selatan melalui NSP. Pada penelitian ini penulis menggunakan 3 elemen diplomasi ekonomi untuk menganalisis diplomasi ekonomi Korea Selatan melalui NSP di negara-negara sasaran NSP dan menggunakan 4 pilar diplomasi ekonomi untuk menganalisis diplomasi ekonomi Korea Selatan melalui NSP dalam bidang industri otomotif di Indonesia pada tahun 2018-2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan sumber data sekunder berupa studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah Korea Selatan telah mengimplementasikan 3 elemen diplomasi ekonomi melalui NSP di negara-negara Asia Tenggara. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Korea Selatan telah melaksanakan 4 pilar diplomasi ekonomi yaitu perdagangan, investasi, bantuan luar negeri, dan transfer teknologi terhadap industri otomotif di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This thesis analyzes "South Korea's Economic Diplomacy through the New Southern Policy in the Automotive Industry Sector in Indonesia in 2018-2023". The aim to be achieved in this research is to explain the implementation of the New Southern Policy as South Korea's economic diplomacy in Indonesia towards the automotive industry in Indonesia in 2018-2023. New Southern Policy or NSP is South Korea's foreign policy which was formed to diversify South Korea's political risks and dependence on four major powers (the United States, China, Japan and Russia) through improving relations with countries in the Southern region, specifically in the South. Southeast Asian countries and India. South Korea then carried out economic diplomacy with NSP in Indonesia in various economic sectors and one of them was the automotive industry sector which will be explained in this research. This thesis uses the concept of Economic Diplomacy precisely to analyze the implementation of South Korea's economic diplomacy through the NSP. In this research the author uses 3 elements of economic diplomacy by van Bergeick to analyze South Korea's economic diplomacy through NSP in NSP target countries and uses 4 pillars of economic diplomacy by Sukawarsini Djelantik to analyze South Korea's economic diplomacy through NSP in the automotive industry in Indonesia in 2018-2023. This type of research is descriptive and uses secondary data sources in the form of literature studies obtained through books, scientific journals, news and internet networks.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save