Home
Login.
Artikelilmiahs
45235
Update
SEKAR ARUM GAYATRI
NIM
Judul Artikel
Ektoparasit Pada Ikan Gurami (Osprhonemus gouramy) di Pembudidaya Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan gurami adalah salah satu jenis ikan yang paling prospek untuk dibudidayakan di Indonesia. Berdasarkan Data Perikanan Indonesia pada tahun 2022 tercatat permintaan akan ikan gurami di Indonesia mencapai 176.113,78 ton atau senilai 6,21 triliun. Serangan parasit adalah salah satu penyakit infeksi yang paling sering menyerang ikan. Organisme yang tergolong parasit diantaranya protozoa, crustacea, dan annelida. Serangan dari parasit ini dapat memicu penurunan kualitas dan pertumbuhan. Tidak hanya itu, produktifitas ikan juga akan menurun, sehingga dapat menimbulkan kerugian secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit, nilai prevalensi dan intensitas ektoparasit yang menyerang benih gurami. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi. Sampel yang digunakan adalah benih gurami berukuran 2 - <5 cm dan 5 – 7 cm sebanyak 30 ekor untuk tiap ukuran. Hasil penelitian menunjukan jenis ektoparasit yang ditemukan meliputi Trichodina sp., Chilodonella sp., dan Ichthyoptirius multifiliis. Nilai prevalensi tertinggi mencapai 100% pada ukuran 2 - <5 cm. Sedangkan nilai intensitas tertinggi mencapai 48 ind/ekor pada ukuran 5 – 7 cm.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Gurami fish is one of the most promising types of fish to be cultivated in Indonesia. Based on Indonesian Fisheries Data in 2022, the demand for gurami fish in Indonesia reached 176,113.78 tons or worth 6.21 trillion. Parasite attacks are one of the most common infectious diseases that attack fish. Organisms that are classified as parasites include protozoa, crustaceans, and annelids. Attacks from these parasites can trigger a decrease in quality and growth. Not only that, fish productivity will also decrease, which can cause economic losses. This study aims to determine the types of ectoparasites, prevalence values, and intensity of ectoparasites that attack gurami seeds. The research method used is the observation method. The samples used were gurami seeds measuring 2 - <5 cm and 5 - 7 cm as many as 30 for each size. The results of the study showed that the types of ectoparasites found included Trichodina sp., Chilodonella sp., and Ichthyoptirius multifiliis. The highest prevalence value reached 100% at a size of 2 - <5 cm. While the highest intensity value reached 48 ind/tail at a size of 5 - 7 cm.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save