Home
Login.
Artikelilmiahs
45201
Update
GALIH MUHAMAD AKMAL
NIM
Judul Artikel
Analisis Pengaruh Bonus Demografi terhadap Pertumbuhan Ekonomi dengan Penanaman Modal Dalam Negeri sebagai Variabel Mediasi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perekonomian Negara Indonesia memiliki pertumbuhan di kisaran angka 4-5 persen selama periode 2018-2023, dan terbilang rendah. Hal ini salah satunya disebabkan oleh fase bonus demografi yang belum dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel bonus demografi, seperti rasio ketergantungan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Wanita, tabungan masyarakat, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap pertumbuhan ekonomi melalui Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebagai variabel mediasi. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang dianalisis menggunakan regresi data panel dan dipadukan dengan uji mediasi berupa analisis jalur dan uji sobel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio ketergantungan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan PMDN. TPAK Wanita tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi maupun PMDN. Tabungan Masyarakat berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan tidak berpengaruh terhadap PMDN. IPM tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan berpengaruh positif terhadap PMDN. Sementara itu, PMDN tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemudian, PMDN tidak mampu memediasi seluruh variabel bonus demografi terhadap pertumbuhan ekonomi 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2018-2023. Implikasi dari penelitian ini yaitu diperlukan peran pemerintah baik pusat maupun daerah untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya dan potensi yang dimiliki guna memanfaatkan bonus demografi agar dapat berdampak pada kesejahteraan. Kemudian, pemerintah dapat mengarahkan investasi terutama PMDN yang masuk kepada sektor-sektor yang mampu membuka kesempatan kerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Indonesian economy has growth in the range of 4-5 percent during the 2018-2023 period, and is relatively low. This is partly due to the demographic bonus phase that has not been utilized to encourage higher economic growth. This study aims to analyze the influence of demographic bonus variables, such as the dependency ratio, Women's Labor Force Participation Rate (TPAK), community savings, and the Human Development Index (HDI) on economic growth through Domestic Investment (PMDN) as mediating variables. The type of data used is secondary data that is analyzed using panel data regression and combined with mediation tests in the form of path analysis and sobel tests. The results of this study show that the dependency ratio has a negative effect on economic growth and PMD. Women's TPAK has no effect on economic growth and PMDN. Community Savings has a negative effect on economic growth and has no effect on PMDN. HDI has no effect on economic growth and has a positive effect on PMDN. Meanwhile, PMDN has no effect on economic growth. Then, PMDN was unable to mediate all demographic bonus variables on the economic growth of 34 provinces in Indonesia in 2018-2023. The implication of this study is that the role of both the central and regional governments is needed to optimize all resources and potentials they have in order to take advantage of the demographic bonus so that it can have an impact on welfare. Then, the government can direct investment, especially PMDN that enters sectors that are able to open up job opportunities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save