Home
Login.
Artikelilmiahs
45194
Update
JUNDI SYAHRUL AFIF
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PERBEDAAN PEMBERIAN LEVEL PUPUK KANDANG DAN NPK TERHADAP TINGGI TANAMAN, PANJANG DAUN, DAN PRODUKSI SEGAR RUMPUT PAKCHONG (Pennisetum purpureum cv Thailand) PADA LAHAN PASCATAMBANG KAPUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level kombinasi pemberian pupuk kandang dan NPK terhadap tinggi tanaman, panjang daun, dan produksi segar rumput pakchong yang ditanam pada lahan pascatambang kapur. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperiment dengan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 4 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah level pupuk kandang (K) 0; 5; 10 ton/ha. Faktor kedua adalah level NPK (N) 0; 100; 200; 300 kg/ha. Penelitian dilakukan di lahan pascatambang kapur PT. Sinar Tambang Arthalestari Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Pakchong ditanam di lahan berukuran 4 x 3 m dengan jarak tanam 1 x 0,75 m dan dipanen pertama kali pada umur 90 hari. Hasil analisis variansi didapatkan kombinasi pemberian pupuk kandang dan NPK memberi interaksi terhadap produksi segar (P<0,05), namun tinggi tanaman dan panjang daun tidak menunjukkan adanya interaksi (P>0,05). Hasil perlakuan pupuk kandang 10 ton/ha dan NPK 300 kg/ha menghasilkan tinggi tanaman, panjang daun, dan produksi segar rumput pakchong yang terbaik. Kesimpulannya adalah perlakuan level pupuk kandang 10 ton/ha dan NPK sebanyak 300 kg/ha pada tanaman rumput pakchong dengan umur 90 hari dapat meningkatkan produksi yang paling baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to determine the effect of levels of combined manure and NPK fertilizer on plant height, leaf length, and fresh production of Pakchong grass grown on post-lime mining land. The method used in this study is an experimental method with a randomized block design (RBD) in a 3 x 4 factorial pattern with 4 replications. The first factor is the level of manure (K) at 0, 5, and 10 tons/ha. The second factor is the level of NPK (N) at 0, 100, 200, and 300 kg/ha. The research was conducted on the post-lime mining land of PT. Sinar Tambang Arthalestari in Ajibarang District, Banyumas Regency. Pakchong was planted on a 4 x 3 m plot with a planting distance of 1 x 0.75 m and was first harvested at 90 days old. The analysis of variance showed that the combination of manure and NPK application had an interaction effect on fresh production (P<0.05), but plant height and leaf length did not show any interaction (P>0.05). The treatment with 10 tons/ha of manure and 300 kg/ha of NPK resulted in the best plant height, leaf length, and Pakchong grass production. In conclusion, the treatment with 10 tons/ha of manure and 300 kg/ha of NPK for Pakchong grass at 90 days old provides the highest production improvement.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save