Home
Login.
Artikelilmiahs
45181
Update
NISWATI USWATUN HASANAH
NIM
Judul Artikel
TINJAUAN YURIDIS PENJATUHAN SANKSI PIDANA PEMBINAAN DALAM LEMBAGA TERHADAP PELAKU ANAK TURUT SERTA MELAKUKAN TINDAK PIDANA MENGEDARKAN SEDIAAN FARMASI YANG TIDAK MEMILIKI IZIN EDAR (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Rangkasbitung Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengedaran obat-obatan terlarang seperti hexymer dan tramadol yang dilakukan oleh pelaku anak kini semakin meningkat. Obat tersebut tidak di perjual-belikan bebas karena apabila di konsumsi secara berlebihan akan berakibat fatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana anak dalam Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb dan mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan sanksi pada Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang disajikan dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan unsur dalam putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb memenuhi syarat-syarat pemidanaan dan sesuai dengan teori penyertaan. Majelis Hakim dalam menjatuhkan pidana pada Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb didasarkan pada dasar mengadili, dasar memutus, terpenuhinya alat bukti, serta hal yang meringankan dan hal yang memberatkan. Selain itu, pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb juga mempertimbangkan kondisi dan kepentingan anak, sehingga pemidanaan dalam perkara ini sesuai teori pemidanaan rehabilitatif yang bertujuan memperbaiki perilaku pelaku melalui proses pemulihan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The distribution of illegal drugs such as hexymer and tramadol by juvenile offenders is increasing. These drugs are not sold freely because excessive consumption will have fatal consequences. This study aims to determine the application of the elements of juvenile crime in Decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb and to determine the basis of the judge's consideration in imposing sanctions in Decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN. This research uses a normative juridical approach with prescriptive research specifications. The data source used is secondary data obtained from literature study. The data is presented in the form of narrative text using qualitative normative analysis. The results of this study indicate that the application of elements in Decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb fulfills the requirements of punishment and is in accordance with the theory of participation. The Panel of Judges in imposing punishment in Decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb is based on the basis of trial, the basis for deciding, the fulfillment of evidence, as well as mitigating and aggravating circumstances. In addition, the judge's consideration in Decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2023/PN Rkb also considers the conditions and interests of the child, so that the punishment in this case is in accordance with the theory of rehabilitative punishment which aims to improve the behavior of the perpetrator through the recovery process.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save