Home
Login.
Artikelilmiahs
45132
Update
DELYFIA KARTIKA RUNTULALO
NIM
Judul Artikel
Peran United Nations Women untuk Meningkatkan Kesetaraan Gender di Turki: Studi Kasus Keluarnya Turki dari Konvensi Istanbul (2020-2023)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Turki merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kesetaraan gender yang rendah. Begitu banyak kekerasan hingga pembunuhan yang terjadi pada perempuan di Turki. Selain itu, tingkat kesenjangan gender di Turki menunjukkan hasil yang cukup tinggi. Keputusan Turki untuk keluar dari Konvensi Istanbul pada tahun 2021 membuat kondisi ketidakadilan gender di Turki semakin buruk. Untuk itu UN Women hadir untuk membantu meningkatkan kesetaraan gender di Turki dengan menjalankan berbagai agenda, program, dan kerja sama. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data sekunder yang digunakan yaitu jurnal, buku bacaan, laporan, dan berita. Laporan yang digunakan sebagai sumber data utama pada penelitian ini yaitu laporan tahunan yang diterbitkan oleh UN Women. Teori yang digunakan dalam skripsi ini yaitu Teori Peran Organisasi Internasional yang digagas oleh Clive Archer dan Teori Analisis Politik Domestik yang digagas oleh Valerie Hudson. Dalam skripsi ini dijelaskan berbagai agenda yang telah dilaksanakan oleh UN Women di Turki pada tahun 2020 hingga bulan Juli 2023. UN Women menjalankan agendanya dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, pendidikan, serta membuat berbagai kampanye dan kerja sama dengan berbagai pihak. UN Women juga memberikan perhatian pada pengungsi perempuan dari Suriah yang berada di Turki. Namun adanya peran UN Women di Turki tidak menunjukkan peningkatan pada kesetaraan gender di Turki. Maka UN Women dianggap gagal untuk meningkatkan kesetaraan gender di Turki. Beberapa hambatan yang dihadapi UN Women berasal dari politik domestik Turki yakni keberadaan kelompok Konservatif dan Gerakan Anti-Gender. Ideologi Gerakan Anti-Gender yang menolak kesetaraan gender di Turki mempengaruhi kondisi masyarakat Turki. Tidak hanya itu, sistem pemerintahan Turki yang didominasi oleh Kelompok Konservatif juga dinilai memiliki sistem yang patriarki.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Turkey is one of the countries with a low level of gender equality. There is so much violence and murder against women in Turkey. In addition, the level of gender inequality in Turkey shows quite high results. Turkey's decision to withdraw from the Istanbul Convention in 2021 has made the condition of gender inequality in Turkey worse. For this reason, UN Women is here to help improve gender equality in Turkey by implementing various agendas, programs, and collaborations. This thesis uses a descriptive qualitative method with secondary data sources used, namely journals, reading books, reports, and news. The report used as the main data source in this study is the annual report published by UN Women. The theory used in this thesis is the Theory of the Role of International Organizations initiated by Clive Archer and the Theory of Domestic Political Analysis initiated by Valerie Hudson. This thesis explains the various agendas that have been implemented by UN Women in Turkey from 2020 to July 2023. UN Women carries out its agenda in various fields such as politics, economics, education, and creates various campaigns and collaborations with various parties. UN Women also pays attention to female refugees from Syria who are in Turkey. However, the role of UN Women in Turkey does not show an increase in gender equality in Turkey. Therefore, UN Women is considered to have failed to improve gender equality in Turkey. Some of the obstacles faced by UN Women come from domestic Turkish politics, namely the existence of the Conservative group and the Anti-Gender Movement. The ideology of the Anti-Gender Movement that rejects gender equality in Turkey affects the condition of Turkish society. Not only that, the Turkish government system dominated by the Conservative Group is also considered to have a patriarchal system.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save