Home
Login.
Artikelilmiahs
45017
Update
MAYSA KAMILIA
NIM
Judul Artikel
TRANSLATION ERRORS AND ACCURACY OF ENGLISH TRANSLATION IN MUSEUM SANDI YOGYAKARTA'S EXHIBITION LABELS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sebagai salah satu destinasi pendidikan yang popular, museum banyak menarik pengunjung lokal dan asing yang ingin belajar tentang warisan budaya dan sejarah suatu negara. Oleh karena itu, sangat penting bagi museum menyajikan terjemahan dalam bahasa lain, terutama bahasa Inggris. Namun sayangnya, terdapat beberapa kasus di mana kesalahan terjemahan muncul di label pameran di museum, yang memengaruhi keakuratan terjemahan dan membingungkan pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan terjemahan pada label pameran Museum Sandi dan bagaimana kesalahan tersebut berdampak pada kualitas keakuratannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, termasuk mengobservasi dan mengumpulkan data. Berdasarkan hasilnya, terdapat 10 kesalahan terjemahan dari 24 jenis, berdasarkan Framework for Standardized Error Making dari ATA. Jenis yang paling banyak ditemukan adalah kesalahan usage dan tanda baca yang terjadi 18 kali untuk keduanya. Selain itu, ditemukan Sebagian besar data (83%) termasuk dalam tingkat Akurat menggunakan akurasi parameter oleh Nagao, Tsuji, dan Nakamura, yang dikutip dari Akhiroh (2013). Kesalahan tersebut banyak dipengaruhi oleh kelalaian penerjemah, kecerobohan, dan kurangnya penelitian mengenai beberapa aturan kepenulisan dalam bahasa target.
Abtrak (Bhs. Inggris)
As one of the popular educational destinations, the museum attracts both local and foreign visitors who are eager to learn about the country’s cultural heritage and history. Therefore, it is crucial to have translations in other languages, particularly in English. Unfortunately, there are some cases where translation errors appear in the exhibition labels in museums, affecting the translation accuracy and leading to confusion for the readers. This study aims to identify the types of translation errors on the exhibition labels of Museum Sandi and how these errors impact the quality of the accuracy. This study used qualitative descriptive methods, including observation and data collection. Based on the result, there are 10 translation errors out of 24 types, according to ATA’s Framework for Standardized Error Making. The most prominent types were found in usage and punctuation errors, occurring 18 times for both cases. Additionally, it is also indicated that most of the data (83%) belongs to the Accurate level using the parameter accuracy by Nagao, Tsuji, and Nakamura, as cited in Akhiroh (2013). The errors were mainly influenced by the translator's negligence, carelessness, and a lack of research regarding the rules in the target language.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save