Home
Login.
Artikelilmiahs
44969
Update
APRILIA YUNITA
NIM
Judul Artikel
Strategi Adaptasi Mahasiswa Papua terhadap Budaya Banyumas (Studi Deskriptif pada Mahasiswa Papua di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mahasiswa Papua menghadapi tantangan berat ketika berada di tempat baru karena secara fisik mereka berbeda dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain itu, mereka harus menghadapi berbagai tantangan seperti (1) perbedaan bahasa; (2) perbedaan karakteristik masyarakat; dan (3) adanya stereotip negatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi yang dilakukan mahasiswa Papua untuk dapat beradaptasi dengan budaya Banyumas di Kota Purwokerto. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan sasaran penelitian mahasiswa Papua penerima beasiswa ADik di Unsoed dan telah tinggal di Purwokerto minimal satu tahun. Data hasil wawancara dan observasi dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif dari Miles dan Huberman menggunakan teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer dan George H. Mead. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa Papua memiliki beberapa strategi agar dapat beradaptasi dengan budaya Banyumas di Kota Purwokerto, yaitu mencoba berbaur dengan mahasiswa lain dan masyarakat lokal; mengikuti berbagai organisasi agar dapat memperluas relasi dan sebagai wadah mengembangkan bakat; belajar memahami bahasa ngapak sebagai usaha agar mahasiswa Papua merasa lebih diterima di Purwokerto; serta memahami karakteristik masyarakat Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Papuan students face tough challenges when they are in a new place because they are physically different from the majority of Indonesian society. Apart from that, they have to face various challenges such as (1) language differences; (2) differences in community characteristics; and (3) the existence of negative stereotypes. This research aims to find out the strategies used by Papuan students to be able to adapt to Banyumas culture in Purwokerto City. The research method uses qualitative methods with a descriptive approach. The technique for determining informants used purposive sampling with the research target being Papuan students who received ADik scholarships in Unsoed and had lived in Purwokerto for at least one year. The data form of interviews and observations were analyzed using interactive analysis techniques from Miles and Huberman using the symbolic interactionism theory from Herbert Blumer and George H. Mead. Test the validity of the data using source triangulation. The research results show that Papuan students have several strategies to adapt to Banyumas culture in Purwokerto City, namely trying to mingle with other students and the local community; joining various organizations in order to expand relationships and as a platform to develop talent; learning to understand ngapak language as an effort to make Papuan students feel more accepted in the Purwokerto; and understand the characteristics of the Banyumas community.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save