Home
Login.
Artikelilmiahs
44949
Update
ANNAS ABDILLAH
NIM
Judul Artikel
PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM KENDALI KADAR PH PADA KOLAM BIOFLOK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN PLATFORM NODE-RED
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dalam budidaya ikan dengan metode bioflok, pengawasan kualitas air, terutama pH, sangat penting karena nilai pH yang tidak optimal dapat menyebabkan stres pada ikan, risiko penyakit, serta menurunkan produktivitas dan pertumbuhan ikan. Hasil wawancara dengan praktisi budidaya bioflok di Desa Susukan, Kabupaten Banjarnegara, menunjukkan bahwa pH air kolam bioflok berkisar 4-5, mengakibatkan hilangnya nafsu makan pada ikan dan menghambat pertumbuhan optimal, sehingga tidak mencapai target pasar yang diinginkan dalam 4 bulan. Faktor lainnya adalah jumlah kolam yang banyak, yaitu 32 kolam, menyebabkan pemantauan pH setiap kolam memerlukan waktu dan tenaga yang signifikan, menunjukkan kurangnya efektivitas dalam monitoring. Penelitian ini bertujuan menciptakan sistem untuk meningkatkan efektivitas pemantauan pH dan mengatasi masalah jika kadar pH kurang dari 6 secara otomatis. Metode penelitian melibatkan pembuatan prototype sistem dengan pemilihan komponen, konstruksi desain, pengembangan algoritma, dan penerapan teknologi IoT untuk pemantauan jarak jauh. Prototype menggunakan sensor pH 4502C (akurasi 98%), sensor load cell (akurasi 99.1%), dan sensor water level untuk mengukur ketinggian air. Algoritma sistem secara otomatis menambahkan dolomit jika rata-rata pH harian kurang dari 6, dan mengganti sebagian air jika dalam 3 hari berturut-turut pH masih rendah. Sistem menyimpan data secara online pada database dan offline pada Micro SDCard. Latensi penyimpanan data pada database adalah 78.85 ms untuk nilai pH dan 77.45 ms untuk rata-rata pH, serta 46.25 ms pada MicroSDCard. Latensi pengambilan data dari database adalah 65.4 ms. Pengujian pada kolam purwarupa dengan volume 0.235 m3 menunjukkan kenaikan kadar pH. Penambahan dolomit dengan variasi 4, 6, dan 8 gram dolomit pada kondisi awal pH 4 mengalami kenaikan rata-rata 1.328 dalam kurun waktu 30 menit. Sedangkan pada pergantian air setinggi 10 cm dengan variasi kondisi awal pH 4, 4.5, dan 5 mengalami kenaikan rata-rata 2.590 dalam waktu yang sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In fish farming with the biofloc method, monitoring water quality, especially pH, is very important because non-optimal pH values can cause stress in fish, risk of disease, and reduce fish productivity and growth. Interviews with biofloc farming practitioners in Susukan Village, Banjarnegara Regency, showed that the pH of biofloc pond water ranged from 4-5, resulting in loss of appetite in fish and inhibiting optimal growth, resulting in not reaching the desired market target in 4 months. Another factor is the large number of ponds, namely 32 ponds, causing pH monitoring of each pond to require significant time and effort, indicating a lack of effectiveness in monitoring. This research aims to create a system to increase the effectiveness of pH monitoring and solve the problem if the pH level is less than 6 automatically. The research method involves creating a system prototype with component selection, design construction, algorithm development, and application of IoT technology for remote monitoring. The prototype uses a 4502C pH sensor (98% accuracy), a load cell sensor (99.1% accuracy), and a water level sensor to measure the water level. The system algorithm automatically adds dolomite if the average daily pH is less than 6, and replaces part of the water if within 3 consecutive days the pH is still low. The system stores data online in the database and offline on a Micro SDCard. The data storage latency on the database is 78.85 ms for pH value and 77.45 ms for average pH, and 46.25 ms on the MicroSDCard. The latency of retrieving data from the database was 65.4 ms. Testing on a prototype pool with a volume of 0.235 m3 showed an increase in pH levels. The addition of dolomite with variations of 4, 6, and 8 grams of dolomite in the initial condition of pH 4 experienced an average increase of 1.328 within 30 minutes. While at 10 cm high water changes with variations in the initial conditions of pH 4, 4.5, and 5 experienced an average increase of 2.590 in the same time.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save