Home
Login.
Artikelilmiahs
44850
Update
AMANDA FEBYOLA SIDABUTAR
NIM
Judul Artikel
Analisis Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan di Indonesia
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu aspek penting dalam kaitannya dengan kesetaraan dan pembangunan gender, sebagaimana dibahas dalam Indeks Ketimpangan Gender (GII), adalah peran perempuan di pasar tenaga kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan di Indonesia setiap tahunnya lebih rendah dibandingkan laki-laki dan perbedaannya sangat besar. Selain itu, tren Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan masih stabil di kisaran 50% selama lebih dari satu dekade. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi TPAK Perempuan di Indonesia tahun 2018-2023. Dengan memilih judul : “Analisis Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh upah, pendidikan, perempuan kepala rumah tangga, dan pernikahan dini terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan di Indonesia. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data panel dari 34 provinsi pada periode 2018-2023. Dengan menggunakan metode analisis regresi data panel. Model penelitian terbaik yang dipilih adalah fixed effect model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi rata-rata upah pekerja perempuan tahun sebelumnya dan rata-rata lama sekolah mempengaruhi TPAK perempuan. Sedangkan perempuan kepala keluarga dan pernikahan dini tidak mempengaruhi TPAK perempuan di Indonesia. Oleh karena itu, terdapat implikasi penting dalam penelitian ini terhadap kebijakan pemerintah, seperti menetapkan kebijakan pengupahan yang memperhatikan pertumbuhan upah pada tahun sebelumnya, meningkatkan investasi di bidang pendidikan khususnya bagi perempuan, mengembangkan program dan kegiatan, mengembangkan fasilitas dan layanan, dan memperkuat kesetaraan gender dalam kebijakan dan program pembangunan dengan fokus pada pemberdayaan perempuan, termasuk remaja yang sudah menikah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of the critical aspects in relation to gender equality and development, as discussed in the Gender Inequality Index (GII), is the role of women in the labor market. The Labor Force Participation Rate (FLFP) of women in Indonesia is lower than that of men every year and the difference is huge. In addition, the trend of women's Labor Force Participation Rate has remained stable at around 50% for more than a decade. Therefore, this study aims to analyze the factors that affect Women's FLFP in Indonesia in 2018-2023. By choosing the title: "Analysis of Determinants of Women's Labor Force Participation Rate in Indonesia". The purpose of this study is to analyze the influence of wages, education, women heads of households, and early marriage on the level of female labor force participation (FLFP) in Indonesia. This research is quantitative using panel data from 34 provinces in the 2018-2023 period. By using the regression analysis method of panel data. The best research model selected is the fixed effect model (FEM). The results of this study show that the higher the average wage of female workers in the previous year and the average length of schooling affect the FLFP of women. Meanwhile, women heads of households and early marriage do not affect women's TPAK in Indonesia. Therefore, there are important implications in this study for government policies, such as establishing wage policies that pay attention to wage growth in the previous year, increasing investment in the education sector, especially for women, developing programs and activities, developing facilities and services, and strengthening gender equality in development policies and programs with a focus on women's empowerment, including married teenagers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save