Home
Login.
Artikelilmiahs
44825
Update
ORIN KHASANATUL AMANAH
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Terhadap Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis Paru di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat (KKPM) Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Pengobatan TB membutuhkan waktu yang lama sehingga dapat menyebabkan penurunan kepatuhan minum obat. Kepatuhan minum obat penting untuk mencapai keberhasilan terapi pengobatan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis paru. Metodologi : Penelitian ini menggunakan studi non-eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling pada 148 responden. Instrumen penelitian ini yaitu kuesioner ProMAS berisi 18 pernyataan namun dalam penelitian ini hanya menggunakan 15 pernyataan dan kuesioner WHOQOL-BREF, kemudian dianalisis untuk mengetahui pengaruh kepatuhan minum obat anti tuberkulosis terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil Penelitian : Pasien tuberkulosis paru memiliki tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan hasil rata-rata persentase sebesar 75,18%. Kualitas hidup pasien diperoleh hasil 82,4% dengan kategori cukup. Hasil uji korelasi spearman rank antara kepatuhan minum obat dan kualitas hidup didapatkan p-value < 0,001 dengan koefisien korelasi sedang. Kesimpulan : Terdapat pengaruh antara kepatuhan minum obat anti tuberkulosis terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis paru dan arah korelasi positif yang berarti semakin patuh minum obat anti tuberkulosis maka akan semakin baik kualitas hidup pasien.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Pulmonary tuberculosis is a bacterial infection caused by Mycobacterium Tuberculosis. TB treatment takes a long time, which can lead to a decrease in medication adherence. Adherence to taking medication is important to achieve successful treatment therapy, so as to improve quality of life. This study aims to determine the effect of drug compliance on the quality of life of pulmonary tuberculosis patients. Methods : This research uses a non-experimental study with a cross sectional approach. The sampling technique used total sampling on 148 respondents. This research instrument is the ProMAS questionnaire containing 18 statements but in this study only used 15 statements and the WHOQOL-BREF questionnaire, then analyzed to determine the effect of adherence to taking anti-tuberculosis drugs on the quality of life of tuberculosis patients using the Spearman rank correlation test. Results : Pulmonary tuberculosis patients have compliance with taking anti-tuberculosis drugs with an average percentage of 75.18%. The patient's quality of life was 82.4% in the moderate category. The results of the Spearman rank correlation test between drug compliance and quality of life obtained a p-value <0.001 with a moderate correlation coefficient. Conclusion : There is an influence between adherence to taking anti-tuberculosis drugs on the quality of life of pulmonary tuberculosis patients and the direction of the correlation is positive, which means that the more adherent taking anti-tuberculosis drugs, the better the patient's quality of life.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save