Home
Login.
Artikelilmiahs
44817
Update
ZULFA WARDATUS SYIFA
NIM
Judul Artikel
FORMULASI PROBIOTIK KOMBUCHA DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DAN POTENSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI Shigella dysenteriae
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kombucha daun jambu biji merupakan minuman fungsional probiotik yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Jambu biji memiliki kandungan senyawa tanin, flavonoid, dan alkaloid yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik dan aktivitas antibakteri terhadap Shigella dysenteriae. Penelitian eksperimental ini meliputi pembuatan kombucha daun jambu biji dengan fermentasi 14 hari, evaluasi karakteristik kombucha dan uji aktivitas antibakteri. Kombucha daun jambu biji diformulasikan dengan variasi daun jambu biji pada konsentrasi F1 (25%), F2(50%), F3(75%), dan F4(100%). Pengamatan organoleptik, pH, dan total asam dianalisis secara deskriptif sedangkan uji aktivitas antibakteri secara kuantitatif. Kombucha daun jambu biji setelah difermentasi 14 hari memiliki karakteristik organoleptik warna semakin bening, bau semakin asam, dan rasa menjadi asam. Asam asetat dan pH sudah sesuai dengan persyaratan kualitas minuman kombucha serta daya hambat yang diperoleh pada F1, F2, F3, dan F4 yaitu sebesar 6,2 mm, 6,9 mm, 7,4 mm, dan 7,5 mm. Kombucha daun jambu biji secara pengamatan organoleptik, pH, dan total asam sudah sesuai dengan persyaratan kualitas minuman kombucha serta semua formula kombucha daun jambu biji memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. dysenteriae dengan kategori sedang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Guava leaf kombucha is a functional probiotic drink that can be used as an antibacterial. Guava contains tannin, flavonoid and alkaloid compounds which have antibacterial activity. This study aims to test the characteristics and antibacterial activity against Shigella dysenteriae. This experimental research includes making guava leaf kombucha with 14 days of fermentation, evaluating the characteristics of the kombucha and testing antibacterial activity. Guava leaf kombucha is formulated with variations of guava leaves at concentrations of F1 (25%), F2 (50%), F3 (75%), and F4 (100%). Organoleptic, pH and total acid observations are explained descriptively while antibacterial activity tests are quantitative. Guava leaf kombucha after being fermented for 14 days has organoleptic characteristics, the color becomes clearer, the smell becomes more sour, and the taste becomes sour. The acetic acid and pH are in accordance with the quality requirements for kombucha drinks and the resistance obtained at F1, F2, F3, and F4 is 6.2 mm, 6.9 mm, 7.4 mm, and 7.5 mm. According to organoleptic, pH and total acid observations, guava leaf kombucha meets the quality requirements for kombucha drinks and all guava leaf kombucha formulas have moderate antibacterial activity against S. dysenteriae.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save