Home
Login.
Artikelilmiahs
44764
Update
VITA NURKHASANAH
NIM
Judul Artikel
Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Diare pada Balita di Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Salah satu penyakit endemis yang dapat menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan masih merupakan penyebab utama kematian di Indonesia terutama pada anak balita adalah diare. Di Desa Sunyalangu kasus diare masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian diare pada balita di Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 175 balita dihitung dengan rumus populasi tunggal diambil secara simple random sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Variabel yang diteliti yaitu pendidikan ibu balita, sarana air bersih, penggunaan jamban sehat, pengelolaan sampah, pengetahuan ibu balita mengenai diare, sikap ibu balita mengenai diare, perilaku CTPS, status gizi balita, status imunisasi balita, pemberian ASI Eksklusif, dan higiene sanitasi makanan/minuman dengan kejadian diare pada balita. Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) (p value = 0,001; Exp (B) = 15,069) dan penggunaan jamban sehat (p value = 0,029; Exp(B) = 4,553) adalah faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian diare di Desa Sunyalangu. Kesimpulan: Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian diare pada balita adalah perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS). Upaya pencegahan diare pada balita dapat dilakukan dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun dengan baik. Kata Kunci: Diare, faktor risiko, balita
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Diarrhea is one of the endemic diseases that can cause outbreaks and remains a leading cause of death in Indonesia, particularly among toddlers. In Sunyalangu Village, diarrhea cases remain high. This study aims to identify the factors influencing the incidence of diarrhea among toddlers in Sunyalangu Village, Karanglewas Sub-district. Methodology: This is a quantitative study using a cross-sectional design. A sample of 175 toddlers was calculated using a single population formula and selected through simple random sampling. The data analysis used includes univariate analysis, bivariate analysis with chi-square test, and multivariate analysis with logistic regression test. The variables studied include mother's education level, clean water facilities, use of hygienic latrines, waste management, mother's knowledge about diarrhea, mother's attitude towards diarrhea, handwashing behavior with soap, nutritional status of toddlers, immunization status of toddlers, exclusive breastfeeding, and food/drink hygiene and sanitation in relation to diarrhea incidents among toddlers. Results: The analysis shows that handwashing behavior with soap (p-value = 0.001; Exp(B) = 15.069) and the use of hygienic latrines (p-value = 0.029; Exp(B) = 4.553) are factors influencing diarrhea incidents in Sunyalangu Village. Conclusion: The variable that most influences the incidence of diarrhea among toddlers is handwashing behavior with soap. Efforts to prevent diarrhea among toddlers can be carried out by promoting proper handwashing with soap. Keywords: Diarrhea, risk factors, toddlers
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save