Home
Login.
Artikelilmiahs
44735
Update
ANGELINA CHRISTINA TOYA BEES
NIM
Judul Artikel
Anaysis Labor Productivity in Indonesia
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Produktivitas tenaga kerja di suatu daerah dihitung dari output dibagi dengan jumlah tenaga kerja di daerah tersebut. Nilai output yang digunakan adalah nilai produk domestik regional bruto (PDRB). Pengukuran produktivitas tenaga kerja dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kemampuan suatu daerah dalam mencapai tujuannya berdasarkan kemampuan sumber daya manusianya. Apabila produktivitas tenaga kerja masih tergolong rendah, maka kompetensi atau pelatihan pekerja harus ditingkatkan, sedangkan apabila produktivitas tenaga kerja dinilai tinggi, maka tetap perlu dilakukan pemeliharaan agar produktivitas tercapai dan tidak menurun. Namun tingkat produktivitas tenaga kerja di Indonesia saat ini masih di bawah rata-rata Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas tenaga kerja di Indonesia. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah data produktivitas tenaga kerja 8 tahun, rata-rata lama sekolah, upah minimum provinsi, angka harapan hidup dan IP-TIK pada 22 provinsi di Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder sehingga pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan media perantara atau diolah dan dicatat oleh orang lain. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan aplikasi E-views. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rata-rata lama sekolah berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, 2) IP-TIK berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, 3) Upah minimum provinsi tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, 4) Angka harapan hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Implikasi penelitian ini bagi pemerintah adalah pemerintah Indonesia perlu terus meningkatkan kualitas produktivitas tenaga kerja berdasarkan faktor-faktor yang diteliti, seperti di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, kualitas tenaga kerja dan teknologi, sehingga diharapkan tingkat produktivitas tenaga kerja dapat terus meningkat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Labor productivity in an area is calculated from output divided by the number of workers in that area. The output value used is the value of gross domestic regional product (GDRP). Labor productivity measurements are carried out to determine the condition and ability of a region to achieve its goals based on the capabilities of its human resources. If labor productivity are still relatively low, workers competency or training must be increased. The purpose of this research are to examine the factors that might affected labor productivity in Indonesia. The research objects are 8 years data of labor productivity, mean years of schooling, provincial minimum wage, life expectancy and ICT development index on 22 provinces in Indonesia. The type of data that was used in this research are secondary data so that data collection is carried out using intermediary media or processed and recorded by other people. The analysis method used is panel data regression using E-views. The research results show that: 1) Mean years of schooling has a significant effect on labor productivity, 2) IDI has a significant effect on labor productivity, 3) Provincial minimum wage, 4) Life expectancy has no significant effect on labor productivity. The implications of this research for the government are Indonesian government needs to continue to improve the quality of labor productivity based on the factors studied, such as in the fields of education, health and welfare, workforce quality and technology, so it is hoped that labor productivity can increased.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save