Home
Login.
Artikelilmiahs
44679
Update
MAULINA HANIFAH AZ-ZAHRA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN PERSEPSI DIRI TERHADAP KESEHATAN RONGGA MULUT DENGAN MOTIVASI PERAWATAN GIGI PADA REMAJA USIA 12-15 TAHUN (Kajian pada Siswa SMP di Kecamatan Baturraden)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Angka kerusakan gigi pada remaja masih cukup tinggi. Remaja dapat mengalami perubahan perilaku yang dapat menyebabkan rendahnya kesadaran diri akibat kurangnya motivasi dan berdampak pada kesehatan gigi dan mulutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi diri terhadap kesehatan rongga mulut dengan motivasi perawatan gigi pada remaja usia 12-15 tahun di SMP Kecamatan Baturraden. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Metode pengambilan sampel diperoleh dari perhitungan rumus Lemeshow dan dilanjutkan dengan teknik proportionate random sampling untuk membagi jumlah sampel dari masing-masing sekolah. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 460 siswa yang berasal dari tiga sekolah, yaitu SMP Negeri 1 Baturraden, SMP Negeri 2 Baturraden, dan SMP PGRI Baturraden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji chi square, didapatkan hasil 0,000 (p<0,05). Hasil analisis data tersebut dilanjutkan dengan uji korelasi yang menunjukkan nilai Coefficient Contingency (CC) 0,278. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi diri terhadap kesehatan rongga mulut dengan motivasi perawatan gigi pada remaja usia 12-15 tahun di SMP Kecamatan Baturraden dengan korelasi lemah. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara persepsi diri terhadap kesehatan rongga mulut dengan motivasi perawatan gigi pada remaja usia 12-15 tahun di SMP Kecamatan Baturraden dengan korelasi lemah dan arah positif yang berarti semakin baik persepsi diri terhadap kesehatan rongga mulut maka semakin tinggi pula motivasi perawatan giginya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The prevalence of dental caries in adolescents remains high. Adolescents can experience changes in behavior which can cause by low self-awareness due to lack of motivation and have an impact on the health of their teeth and mouth. This study aimed to determine the relationship between self-perception of oral health and motivation for dental care among adolescents aged 12-15 years in junior high schools in Baturraden District. This research employed a quantitative observational analytic method with a cross-sectional approach. The sample size was calculated using the Lemeshow formula for unpaired categorical analytic research and proportionate random sampling technique was applied to determine the number of samples from each school. The total sample consisted of 460 students from three schools: SMP Negeri 1 Baturraden, SMP Negeri 2 Baturraden, and SMP PGRI Baturraden. Data analysis was performed using the chi-square test, the result was 0.000 (p<0.05). The results of the data analysis were continued with a correlation test which showed a Contingency Coefficient (CC) value of 0.278. The results of the research show that there is a significant relationship between self-perception of oral health and motivation for dental care in adolescents aged 12-15 years at Baturraden District Middle School with a weak correlation. In conclusion, there is a relationship between self-perception of oral health and motivation for dental care among adolescents aged 12-15 years in Baturraden District junior high schools, with a weak correlation and positive direction, suggesting that the higher the self-perception of oral health, the higher the motivation for dental care.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save