Home
Login.
Artikelilmiahs
44588
Update
MUHAMMAD IDHAM KAMAL
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERUSAHAAN ASURANSI YANG DIGUGAT MELANGGAR PRINSIP ITIKAD BAIK PADA SENGKETA KLAIM GANTI RUGI PT ASURANSI CENTRAL ASIA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Bekasi No. 247/Pdt.G/2022/PN Bks)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Setiap aktivitas dalam kehidupan manusia akan selalu memiliki potensi risiko kerugian. Potensi risiko tersebut adalah kerugian yang belum muncul dengan adanya ketidakpastian. Di sinilah pentingnya asuransi sebagai manajemen risiko. Salah satu permasalahan dalam asuransi adalah klaim ganti rugi. Perusahaan acap kali digugat oleh Tertanggung melanggar prinsip itikad baik karena menolak klaim. Padahal, perusahaan asuransi berhak menolak klaim sebab memperhatikan keseimbangan antara risiko yang dialihkan dengan kerugian yang ada, seperti adanya tanggung jawab pihak ketiga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap perusahaan asuransi yang digugat melanggar itikad baik dan tanggung jawab pihak ketiga menyebabkan penolakan klaim pada Putusan Pengadilan Negeri Bekasi No. 247/Pdt.G/2022/PN Bks. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder dan disajikan dalam bentuk naratif serta dianalisis secara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat disimpulkan bahwa ditolaknya gugatan Penggugat terhadap Para Tergugat sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap perusahaan asuransi. Para Tergugat terbukti tidak melakukan tindakan apa pun yang meyebabkan terjadinya pelanggaran itikad baik dan tidak terpenuhinya hak-hak Penggugat. Selain itu, tanggung jawab pihak ketiga dapat menyebabkan penolakan klaim ganti kerugian karena adanya prinsip indemnitas yang melekat dalam asuransi kerugian untuk menjaga keseimbangan antara risiko dengan kerugian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Every human activity inherently carries the potential for loss. This potential risk entails losses yet to materialize due to uncertainty. This underscores the significance of insurance as a risk management tool. One of the issues in insurance revolves around claims for compensation. Insurance companies are often sued by policyholders for breaching the principle of good faith by rejecting claims. However, insurance companies had the right to reject claims in order to maintain a balance between the transferred risks and the losses, such as third-party liabilities. The aim of this research is to explore the legal protection afforded to insurance companies sued for breaching good faith and third-party liabilities resulting in claim denials, as observed in the verdict of Bekasi District Court No. 247/Pdt.G/2022/PN Bks. This study used a normative juridical method, utilizing legislative, case law, and conceptual approaches. The research is of a descriptive analytical nature. Secondary data is utilized and presented in narrative form, analyzed qualitatively and normatively. The findings of the research indicate that the dismissal of the Plaintiff's lawsuit against the Defendants represents a form of legal protection for the insurance companies. The Defendants did not engage in actions leading to a breach of good faith or the denial of the Plaintiff's rights. Furthermore, third-party liabilities resulted in the denial of compensation claims due to the principle of indemnity inherent in insurance contracts aimed at maintaining a balance between risk and loss.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save