Home
Login.
Artikelilmiahs
44587
Update
JEANY SUKMA PUTRI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH UPAH MINIMUM, PENDIDIKAN, LITERASI DIGITAL, DAN LAPANGAN KERJA INFORMAL TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) DI PULAU JAWA TAHUN 2015-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pulau Jawa menjadi wilayah dengan angkatan kerja tertinggi di Indonesia yang memberikan pengaruh kepada Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Pulau Jawa (Badan Pusat Statistik, 2022c). Menurut Sinaulan (2019) Tingkat pengangguran dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti Upah Minimum Provinsi (UMP), Tingkat pendidikan, Literasi Digital, dan Lapangan kerja Informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari upah minimum, pendidikan, literasi digital, dan lapangan kerja informal terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Pulau Jawa 2015-2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Metode penelitian yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel upah minimum tidak berpengaruh terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Pulau Jawa tahun 2015-2022. Sedangkan variabel pendidikan, literasi digital, dan lapangan kerja informal berpengaruh secara negative dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Pulau Jawa tahun 2015-2022. Implikasi dari penelitian ini yaitu pemerintah diharapkan mampu membuat kebijakan tambahan diluar upah minimum seperti insentif dan fasilitas Kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan lulusan SMA/Sederajat dengan memberikan pengalaman untuk praktik langsung diperusahaan, memperluas teknologi dan memberikan pelatihan teknologi, informasi, dan komputerisasi, dan pemberian kredit longgar bagi Masyarakat disektor informal agar dapat membuka bisnis skala kecil demi menambah lapangan pekerjaan guna mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Pulau Jawa. Keterbatasan penelitian ini adalah data yang tersedia dan cakupan wilayah yang belum luas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Java is the region with the highest labor force in Indonesia, which affects the Open Unemployment Rate (TPT) in Java (Central Bureau of Statistics, 2022). According to Sinaulan (2019), the unemployment rate can be caused by several factors such as provincial minimum wage (UMP), education level, digital literacy, and informal employment. This study aims to analyze the effect of minimum wage, education, digital literacy, and informal employment on the Open Unemployment Rate (TPT) in Java Island 2015-2022. This research is a quantitative research using secondary data. The research method used is the Fixed Effect Model (FEM). The results showed that the minimum wage variable had no effect on the Open Unemployment Rate (TPT) in Java Island in 2015-2022. Meanwhile, the variables of education, digital literacy, and informal employment have a negative and significant effect on the Open Unemployment Rate (TPT) in Java Island in 2015-2022. The implication of this research is that the government is expected to be able to make additional policies beyond the minimum wage such as incentives and health facilities, improve the quality of education of high school graduates /equivalent by providing experience for direct practice in companies, expand technology and provide training in technology, information, and computerization, and provide loose credit for people in the informal sector so that they can open small-scale businesses to increase employment in order to reduce the Open Unemployment Rate (TPT) in Java Island. The limitations of this study are the data available and the coverage area that is not yet extensive.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save